Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-03-2011
  • 470 Kali

Modifikasi Lingkungan Sekolah Di SMP Negeri 3 Sumenep

News Room, Jum’at ( 04/03 ) Komitment Kepala SMP Negeri 3 Sumenep, Drs. Jhoni Iskandar yang belum genap 2 bulan menjabat di sekolah yang sebelumnya dipimpin oleh Dr. H. M. Sadjali, M.Hum untuk melakukan perubahan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), menjadi fokus program unggulan disamping peningkatan sarana dan prasarana serta lingkungan sekolah yang asri. “Kami memang berusaha untuk membuat perubahan mulai dari bentuk fisik, lingkungan hingga sumber daya manusia (SDM) yang ada di sekolah. Meskipun program sebelumnya yang dinilai bagus tetap dipertahankan dan dilestarikan untuk terus ada peningkatan,”ujar mantan Kepala SMP Negeri Gapura ini. Terbukti, saat ini sudah tampak perubahan disana-sini. seperti halnya yang tampak pada bagian depan dan samping kanan kiri sekolah, yang terlihat memang berbeda dari sebelumnya. Dari yang terkesan kumuh menjadi lingkungan bersih ceria dan tempat parkir yang tampak tertata rapi. Mengenai SDM tegas Jhoni awalnya memang sempat kesulitan dengan banyaknya guru tidak tetap yang ada saat ini hampir 50 orang. Sedangkan guru yang PNS sebanyak 40 orang lebih dengan TU. Namun untuk betul-betul memberdayakan guru yang PNS diharapkan lebih memaksimalkan untuk fokus mengajar full. Sedangkan bagi GTT bisa diberdayakan sebagai wali kelas. Sehingga guru lebih fokus mengajar dengan tuntutan sertifikasi. Sehingga pelaksanaan kurikulum KTSP bersama perangkatnya sesuai dengan yang diharapkan. Jadi, tetap ada solusi karena disatu sisi mereka sudah punya harapan untuk terus mengabdi sehingga tidak sampai diberhentikan. Bahkan, terkait dengan siswa yang selama ini sering dicap banyak siswa yang “nakal” namun, saat ini hampir tidak lagi ada laporan dan keluhan dari guru BP. Sebab, kedisiplinan siswa betul-betul sudah bisa dikendalikan. Dan setiap pagi sebelum pukul 06.40 WIB pagi siswa sudah tidak lagi ada yang berkeliaran di luar sekolah. Sebab, setiap hari sudah dibiasakan berkumpul di halaman sekolah untuk membaca Surat Yasin dan Tausiyah dari guru Agama selama 5 menit. “Kami berharap siswa kami nantinya betul-betul lebih dapat terarah dan kepada orang tua dan masyarakat diharapkan juga memberikan pengawasan kepada siswa sehingga nantinya akan sesuai dengan harapan bersama,”pungkasnya. ( Ren, Esha )