Media Center, Selasa ( 27/04 ) Diduga terjadi konsleting arus pendek pada bagian kap mesin, sebuah mobil box Mitsubishi Ps 100 terbakar di Jalan Raya Bluto Desa Bungbungan Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya di depan Masjid Baiturrahman, Selasa (27/04/2021).
Beruntung peristiwa nahas yang terjadi sekira pukul 10.55 WIB, tidak ada korban jiwa. Empat penumpang yang berada di dalam mobil box Nopol M 8385 GC termasuk sopir, selamat.
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menuturkan, mobil box milik UD. Usana Indah Bangkalan tersebut terbakar ketika sedang memuat barang-barang berupa pembersih lantai dengan jumlah penumpang sebanyak 4 (empat) orang, melintas di Jalan Raya Bluto Desa Bungbungan Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
“Tepat di depan Masjid Baiturrahman itulah, Djoko Purnomo selaku supir dan penumpangnya mencium aroma bau hangus dan mengeluarkan kepulan asap di bagian kap mesin bawah jock kursi. Supir segera berhenti memarkir mobil dan para penumpang segera melompat keluar mobil, tidak berselang waktu lama kemudian terjadi kebakaran yang bersumber dari kap mesin dengan posisi mobil sambil berjalan sendiri ke arah depan ± 8 meter dan berhenti sendiri karena mengenai tumpukan pasir depan masjid,” ujarnya.
Melihat adanya kebakaran mobil tersebut, lanjut Widiarti, warga yang pada saat itu sedang bekerja di halaman masjid langsung memadamkan api dengan menggunakan air dari selang dan pasir, sehingga api berhasil dipadamkan selama kurun waktu 5 menit kemudian datang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membantu memadamkan sisa-sisa asap kebakaran.
“Adapun dugaan sementara kejadian kebakaran mobil tersebut disebabkan adanya faktor konsleting arus pendek pada bagian kap mesin,” tuturnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan mobil di bagian kap depan. “Kerugian materiil ditafsir mencapai Rp5 juta,” tukasnya.
Adapun identitas pengemudi maupun pengendara mobil box itu, yakni pengemudi bernama Djoko Purnomo, umur 42 tahun, alamat Jalan K. Lemah Duwur Desa Pajagan Kecamatan Kota Kabupaten Bangkalan. Kemudian tiga penumpang yakni Slamet Sandiyanto, umur 23 tahun, alamat Desa/Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan; Mohammad Sohibul, umur 19 tahun, alamat Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan; dan Taufikurrahman, umur 23 tahun, alamat Desa/Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. ( Nita, Fer )