News Room, Kamis ( 28/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep meminta konsultan pelaksana distribusi paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji diwilayah kepulauan menggelar sosialisasi sebelum mendistribusikan paket perdana kompor gas elpiji. Kepalav Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Suprayugi, M.Si, Kamis (27/10) menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan konsultan yang bertugas mendistribusikan paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji di wilayah kepulauan. Dalam rapat itu, pihaknya meminta konsultan pelaksana untuk tetap menggelar sosialisasi pemakaian kompor gas yang baik dan benar, sebelum mendistribusikan paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji pada warga di kepulauan. ”Setelah pihak konsultan melakukan sosisialisasi, kami meminta berita acara dan laporan hasil dari sosialiasinya apa saja, dan kami tekankan setiap pelaopran kegiatan sosialiasi harus ditanda-tangani oleh masing-masing Camat.”tegsanya. H. Suprayugi menyatakan, pelaksanaan sosialisasi di wilayah kepulauan dijadwalkan mulai tanggal 4 Nopember 2010 dan target penyelesaian distribusi paket perdana kompor gas elpiji pada akhir bulan Desember 2010. Data distribusi paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji dari 27 Kecmatan diantaranya 9 Kecamatan belum dilaksanakan distribusi paket perdana kompor gas elpiji. ”Sembilan Kecamatan itu, yakni Kecamatan di wilayah daratan diantaranya Kecamatan Dungkek, Kecamatan Batuputih, dan Kecamatan Dasuk, sedangkan Kecamatan di Kepulauan, yakni Kecamatan Masalembu, Sapeken, Kecamatan Kangayan, Kecamatan Arjasa, Raas dan Kecamatan Gayam,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )