News Room, Selasa ( 21/06 ) Anggota Komisi D DPRD Sumenep, Ir. H. Akhmadi Said meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, untuk meningkatkan pemantauan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumenep yang berada di Arab Saudi. “Kami tidak ingin kejadian seperti yang menimpa Ruyati binti Satubi yang duhukum pancung oleh Pemerintah Arab Saudi, melanda TKI asal Sumenep. Pantau mereka, karena TKI itu keluar negeri untuk mencari sesuap nasi, jangan dibiarkan begitu saja,”kata H. Ahkmadi, dikantor DPRD Sumenep, Selasa (21/06). Selama ini, kata H. Ahkmadi, pihaknya belum mendapat laporan mengenai nasib TKI asal Sumenep, yang mendapat perlakuan tidak senonoh dari majikannya diluar negeri. “Untuk sementara, belum ada laporan pada kami tentang TKI asal Sumenep yang diperlakukan kasar oleh majikannya diluar negeri, utamanya di Arab Saudi,”terangnya. Sementara, Kepala Disnakertrans Sumenep, Drs. H. Su’ud Suganda, M.Si menjelaskan, saat ini pihaknya meningkatkan komunikasi dengan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), dengan memberikan imbauan, agar selalu memantau semua aktivitas TKI yang diberangkatkan keluar negeri. “Kami sudah minta PJTKI, agar tidak membiarkan para TKI diluar negeri. Ini sebagai konsekwensi memberangkatkan warga Indonesia menjadi TKI,”terangnya. H. Su’ud mengungkapkan, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi terjadinya peristiwa serupa melanda TKI asal Sumenep. “Sampai sekarang, Alhamdulillah belum ada TKI asal Sumenep, yang dilaporkan mendapat perlakuan kasar dari majikannya diluar negeri. Kalau pun nantinya ditemukan, pasti kami akan lakukan pendampingan semaksimal mungkin,”ungkapnya. ( Nita,Esha )