News Room, Jum’at ( 22/08 ) Gara-gara mesin armada pelayaran milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dan DBS II mengalami kerusakan, menyebabkan ratusan penumpang terlantar di pelabuhan Kalianget, sejak sepekan terakhir. Akibatnya, penumpang yang mayoritas dari kepulauan Kangean yang membawa sembilan bahan pokok (sembako), terpaksa menumpuk dipelabuhan dan bermalam dipenginapan seadanya. Lamanya waktu menunggu kejelasan mengenai kapan kapal tersebut akan diberangkatkan menuju Kangean, membuat para penumpang mulai mengeluh kehabisan bekal hidup. Bahkan, kekecewaanpun sudah ditampakkan oleh para penumpang. “Ini tidak wajar. Masak, mesin rusak sampai sepekan. Kami sangat kecewa dengan pelayanan DBS I dan II,â€Âkata salah seorang penumpang, A. Rahman (29) warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, di pelabuhan Kalianget, Jumat (22/08). Sementara, Humas PT. Sumekar Line (SL) Kalianget, Drs. H. Achmad Muhdjidin ketika dihubungi melalui jaringan seluler mengakui, jika selama sepekan DBS I dan II tidak beroperasi. dikarenakan mesin kapal masih dalam perbaikan. “Untuk DBS I saat ini lagi di dok (perawatan) di Surabaya, sedangkan DBS II mengalami kerusakan mesin. Jadi, dua-duanya tidak beroperasi,â€Âtegasnya. Ia menjelaskan, perbaikan DBS II diperkirakan dalam waktu dekat segera selesai. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan kapan selesainya proses perbaikan itu. ( Nita, Esha )