Talango-Infokom News Room : Ada suatu amalan di Bulan Assyuro yang harus diamalkan oleh setiap orang muslim, yaitu berpuasa sunnah pada tanggal 9 dan 10 Assyuro, oleh sebab itu diharapkan kepada setiap orang muslim yang tidak mempunyai halangan untuk berpuasa dihari tersebut untuk mengamalkannya, mengingat pahalanya sangat besar. Demikian menurut K. Asymuni yang akrap dipanggil K. Muni dari Marengan Laok dalam ceramah agama Islam saat acara pertemuan rutin dan istighosah MUI Kecamatan Talango, bertempat di Desa Gapurana Kecamatan Talango, Minggu (29/01). K. Asymuni menambahkan, bahwa kita jangan suka mengoreksi kesalahan orang lain, tetapi kita harus pandai-pandai instrospeksi diri, lebih-lebih menghadapi Tahun Baru 1427 Hijriyah, serta senantiasa meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT. Sementara itu Camat Talango, Drs. Imam Fajar, MM dalam kesempatan tersebut mengatakan, dengan merebaknya issue formalin dan daging tikus sebagai campuran bakso, banyak merugikan para pedagang bakso dan pengusaha makanan, padahal tidak keseluruhan pedagang itu memakai bahan tersebut. Oleh karena itu pihaknya bersama aparat pemerintah terkait bertekat untuk menumpas masyarakat yang menggunakan bahan formalin itu termasuk masalah narkoba, Ilegal logging, togel dan lainnya. Disamping itu Camat Talango mengharapkan, agar masyarakat selalu taqorrup dan tawakkal kepada Sang Kholik, karena dengan sering terjadinya bencana alam yang terjadi di Indonesia ini selain merupakan siklus 5 tahunan, juga sebagai peringatan dari Allah SWT. Kemudian pada acara itu Kapolsek Talango, AKP. Edy Heryanto, SH mengatakan, bahwa masalah issue santet tidak dapat diangkat dalam hukum formal, namun demikian masyarakat tidak boleh menghakimi sendiri, akan tetapi harus mencari solusi, baik itu dengan sumpah pocong atau di pesantrenkan bagi mereka yang diduga sebagai tukang santet, dan diharapkan MUI kalau bisa bertindak sebagai mediator. Disisi lain tegas Kapolsek Talango, bagi Pengendara Sepeda Motor maupun Mobil yang mengalami kecelakaan akan mendapat hak santunan dari Asuransi, baik yang meninggal maupun yang luka berat. Ikut memberikan pembinaan, yaitu unsur Pimpinan MUI Kabupaten Sumenep, H. Abd. Wahab. ( Jup-05, Esha )