Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-12-2010
  • 507 Kali

Membaca Masih Menjadi Kebutuhan Masyarakat Desa Patean

News Room, Sabtu ( 04/12 ) Tidak Cuma-Cuma Badan Perpustakaan Jawa Timur, yang telah menyalurkan bantuan ribuan buku bacaan untuk sejumlah Desa di Jawa Timur, termasuk Desa di Kabupaten Sumenep. Sebab, ternyata animo masyarakat di Desa terhadap buku bacaan, juga cukup bagus. Terbukti, salah satu Desa penerima bantuan buku bacaan dari Propinsi Jawa Timur tahun 2009 itu, yaki Desa Patean Kecamatan Batuan, disambut warganya dengan penuh gairah, sehingga hampir semua buku yang ada sekitar 1.500 buku, dipinjam dan dibaca oleh masyarakat Desa Batuan termasuk perangkatnya. Kepala Desa Patean, Ny. Lely Mariyana mengungkapkan, pihaknya dalam setiap kegiatan pertemuan Desa dan sebagainya selalu menyempatkan diri untuk memberikan informasi adanya buku bacaan yang dimiliki Desanya. “Awalnya, masyarakat merasa penasaran adanya buku bacaan yang ada di Balai Desa untuk dipinjamkan kepada masyarakat, dan ternyata mereka justru sering kembali, karena beberapa bukunya bermanfaat bagi pembacanya,”jelas Lely. Sebab, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dan dipelajari dari buku bacaan yang ada. Salah satunya, berbagai bidang kerajinan serta aneka macam usaha yang bisa dikembangkan oleh masyarakat, seperti pembuatan berbagai bentuk ketrampilan anyaman bambu, ukir-ukiran, aneka makanan, tata boga dan sebagainya. Disamping itu, buku-buku pembelajaran lainnya juga tersedia, sehingga bisa memberi wawasan bagi pembaca dan berbagai bidang ilmu yang ada dalam buku bacaan tersebut. Meskipun dengan keterbatasan buku yang dimiliki, pihaknya tetap berharap masyarakat akan terus memanfaatkan buku yang ada. Bahkan, tegas Lely, apabila kedepan animo masyarakat terus meningkat untuk membaca buku-buku yang ada di Perpustakaan Desanya, pihaknya akan kembali mengajukan kepada Perpustakaan Daerah maupun lainnya, agar dapat memperkaya buku bacaan yang ada disana. “Syukur, jika nantinya bisa berkembang menjadi Perpustakaan yang tidak hanya warga Desa Patean yang membaca, namun bisa menjadi bacaan umum. Apalagi disini juga ada beberapa Perguruan Tinggi, SMK, dan siswa SD,”pungkasnya. ( Ren, Esha )