Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-05-2017
  • 1003 Kali

Media Massa Hindari Penggunaan Bahasa Bias Dan Sulit Dipahami

 Media Center, Rabu ( 17/05 ) Guru Besar Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd menegaskan, jika saat ini banyak media massa yang sering menggunakan bahasa bias serta sulit dipahami oleh pembaca. Hal tersebut, karena wartawan yang bersangkutan kurang memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah kebahasaan.

Hal tersebut diungkapkan Suyatno, saat memberikan materi tentang kalimat bahasa Indonesia untuk media massa pada acara Penyuluhan Bahasa Indonesia yang baik dan benar bagi pengelola media massa di STKIP PGRI Sumenep, Selasa (17/05).

Menurutnya, tulisan yang tendensius, miskin sumber informasi asli dan agitatif sering terlihat di media massa. "Banyak berita di media massa yang tidak mendidik dan asal membuat berita,"ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Suyatno, yang juga Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka ini berharap, media massa harus memiliki prinsip dalam menyajikan berita. Yakni, menyajikan berita yang berkualitas, berkuantitas, dan relevansi dalam penyampaiannya.

Dalam kesempatan tersebut Suyatno memberikan kiat sukses berbahasa Indonesia yang baik dan benar di media massa. Yakni, jangan memperlakukan mitra atau pembaca sebagai orang yang tunduk kepada penulis. Jangan katakan hal yang kurang baik dan membuat orang merasa tidak senang dengan berita itu.

Disamping itu menurut Suyatno, banyak bahasa campur aduk di media massa yang menggunakan bahasa Indonesia dengan bahasa asing, dan bahasa daerah.

"Harusnya selalu menggunakan bahasa Indonesia, agar Bahasa Indonesia semakin dikenal dan bisa menjadi bahasa dunia,"tambahnya. ( Ren, Esha )