Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-08-2013
  • 614 Kali

Mayat Laki-laki Bercincin Ditemukan Mengapung Dilaut

News Room, Kamis ( 01/08 ) Sesosok mayat laki-laki dengan memakai cincin aksesoris warna putih dijari manis, dan menggunakan kaos putih liris hitam, serta bercelana coklat ukuran 1/3, ditemukan mengapung dilaut Perairan Pulau Poteran, tepatnya Desa Esang, Kecamatan Talango. Mayat tersebut ditengarai salah satu dari tiga pelajar yang terlempar dari perahu di parairan Goa-goa kemarin lusa. Candra Mardiyanto (24), salah satu penemu mayat, mengaku kaget saat melihat ada benda terapung di laut yang mirip tubuh manusia. Karena penasaran, dirinya bersama warga lainnya mencoba mendekati benda tersebut. ”Ketika semakin dekat, ternyata benar benda itu memang tubuh manusia yang kondisnya membusuk. Kulit kepala sudah mengelupas dengan posisi tubuh telungkup,”terangnya. Melihat ada mayat mengapung, Candra langsung melaporkan pada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Talango. “Polisi pun langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi mayat tersebut ke tepi pantai. “Mayat tanpa identitas tersebut langsung di larikan kekamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Hingga saat ini mayat tanpa identitas masih disimpan di kamar mayat sambil menunggu masyarakat yang kehilangan keluarganya,”ujarnya. Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, mengungkapkan, bahwa penemuan mayat tanpa identitas di Kecamatan Talango itu disebar keseluruh pelosok. Bahkan informasik penemuan mayat tersebut juga disampaikan ke Polres sebelah, karena sebelumnya ada informasi bahwa nelayan dari Kabupaten Lamongan yang hilang di perairan sumenep. “Kami sudah menginformasikan penemuan mayat tanpa identitas keseluruh polres sebelah, karena mendengar informasi ada warga Kabupaten Lamongan yang hilang di laut, katanya keluarga yang dari Lamongan mau datang ke sini,”ungkapnya. Tidak hanya warga Lamongan yang di hubungi kepolisian, semua masyarakat yang keluarganya hilang juga di hubungi kepolisian tak terkecuali keluarga tiga pelajar yang terlempar dari perahu. ”Kami sudah menghubungi semua masyarakat yang pernah kehilangan anggota keluarganya agar melihat mayat yang di temukan warga Talango tersebut,”tandasnya. Kapolres menambahkan, polisi masih menyelidiki mayat tersebut dengan melacak nomor yang ada di HP milik korban. “Saat ditemukan, mayat ini kan membawa HP mer Costar. Kami mencoba melacak HP tersebut, mudah-mudahan nomor yang ada didalamnya masih bisa diketahui,”katanya. Dengan penemuan mayat itu, memang ada salah satu anggota keluarga 3 pelajar yang terlempar dari perahu mengecek ke kamar jenazah di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Rabu (31/07) malam pukul 22.00 WIB. “Dari ciri-cirinya serta barang yang melekat di tubuh korban, sepertinya cucu sepupu saya, karena sesuai informasi dari keluarga di Raas kalau cucunya bernama Rudi (16), yang hilang diperahu mengenakan kaos dan cincin seperti yang melekat pada mayat tersebut,”kata H. Syafiuddin (50), yang mengaku sebagai kakek Rudi, usai melihat jenazah dan barang- barang korban. Syafiuddin menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah mayat itu benar cucu sepupunya, karena masih menunggu keluarga dari Raas. “Kalau ciri-ciri yang melekat ditubuh mayat itu memang mengarah pada cucu sepupu saya. Tapi, untuk memastikan masih menunggu keluarga dari Raas. Kalau ternyata nanti benar ini mayat cucu saya, ya langsung saya ambil,”pungkasnya. ( Nita, Esha )