News Room, Sabtu ( 11/04 ) Meskipun belum ada kepastian siapa para calon anggota legislatif yang bertarung pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009, Kamis (09/04) kemarin, masyarakat pantai utara Slopeng tetap tertumpu kepada para caleg dalam wacana pembangunan infrastruktur dan sarana lain obyek wisata Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk. Salah seorang warga Desa Slopeng, Abdul Gani ketika ditemui News Room usai memanjat pohon kelapa di lahan dekat pantai mengungkapkan, Pemilu yang telah berlangsung setiap 5 tahun itu memang menjadi momentum penting rakyat bawah dalam memberikan aspirasinya dalam memilih wakil-wakilnya untuk duduk sebagai anggota DPRD, khususnya dari dapilnya. Namun khusus harapan terhadap para caleg yang akan duduk, siapapun orangnya harus peduli terhadap perkembangan pembangunan di daerahnya, utamanya di seputar lokasi Pantai Slopeng. “Selama ini memang sudah ada beberapa pembangunan infrastuktur di Pantai Slopeng, mulai dari tangkis laut dan berbagai fasilitas pengunjung wisata disana. Namun pengawasan dalam pelaksanaan masih belum maksimal, sehingga belum beberapa bulan kondisinya sudah ambruk dan rusak,â€Âujar Abdul Gani. Padahal selama ini bukit pasir di Pantai Slopeng menjadi pemikat wisatawan, namun sejak beberapa waktu terakhir kondisi perairan Pantai Slopeng cukup memprihatinkan, karena beberapa fasilitas yang baru dibangun di lokasi wisata malah banyak yang rusak. Sementara itu salah seorang caleg dari Partai Matahari Bangsa (PMB) dari Dapil 4, RB. Ainur Rahman, saat ini pihaknya masih ketar-ketir dengan perolehan suaranya. Sebab, dirinya sebagai orang baru di Parpol yang juga baru ikut Pemilu 2009 ini, belum bisa memprediksi suara rakyat mengarah kepada siapa dan parpol mana. “Tapi, kita tetap optimis untuk tetap mengawal kebijakan pemerintah meskipun tidak duduk di Dewan, syukur apabila duduk, tentu lebih bisa menyerap dan memberikan solusi terhadap semua persoalan di masyarakat,â€Âujarnya. Yang terpenting, niat dari setiap caleg, menurut Rahman, yang juga seorang jurnalis ini, murni bekerja untuk rakyat, bukan minta dilayani rakyat. Karena itu, dirinya tetap berbesar hati untuk ikut andil sebagai caleg dalam Pemilu saat ini, agar aspirasi masyarakat yang selama ini juga sudah didengar dan ditulis melalui media, akan lebih dimantapkan ketika benar-benar duduk di parlement. ( Ren, Esha )