Sumenep-Kominfo News Room : Masyarakat Pagerungan Besar merasa khawatir tuntutannya atas pembangunan Desa dari dana Community Development (CD) PT. EMP Kangean Limited dan APBD tidak akan terwujud tahun ini. Terbukti, guna memastikan tuntutannya bukan hanya janji semata memasuki pembahsan APBD 2007 di tingkat Komisi, perwakilan masyarakat setempat mendatangi Gedung DPRD Sumenep. Juru bicara masyarakat Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken, Moch. Mansyur mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan hasil pertemuannya dengan pemerintah daerah dan PT. EMP Kangean Limited beberapa waktu lalu di Surabaya itu hanya sebatas wacana, karena itu pihaknya mengingatkan pada pembahasan APBD 2007 ini, tuntutannya yang menyangkut masalah pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan dan jembatan bisa terwujud pada tahun ini, meskipun realisasi pelaksanaannya berlangsung secara bertahap. Sementara itu Ketua DPRD Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si menambahkan, untuk pembangunan yang memiliki nilai ekonomis demi kesejahteraan masyarakat seperti pembangunan jalan Desa sudah pasti dalam APBD 2007 mendapat prioritas utama, apalagi pembangunan Desa terpencil sesuai dengan program pembangunan daerah. Terkait dengan dugaan tumpang tindih anggaran antara dana CD dan APBD, politisi asal PKB ini menjelaskan, hal ini yang harus menjadi pembahasan bersama penentu kebijakan, agar program CD dengan APBD tidak terjadi tumpang tindih anggaran. ( Yasik, Esha )