Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2007
  • 561 Kali

MASYARAKAT JAWA TIMUR DIMINTA WASPADAI ANGIN KENCANG

Sumenep-Kominfo News Room : Karena sifat hujan pada bulan Januari umumnya mempunyai durasi yang pendek, yang disertai angin kencang berkecepatan hingga 60 km per jam, sehingga masyarakat umum, khususnya di Jawa Timur hendaknya mewaspadai. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMG Juanda Surabaya, Drs. Endro Tjahyono dalam rilisnya yang dikirim ke JNR, Rabu (24/01) mengatakan, angin dominan bergerak dari arah barat dan barat daya, dengan kecepatan antara 0,5 sampai 60 km per jam, sehingga dapat menumbangkan pohon-pohon yang tinggi dan papan reklame, yang membahayakan pengguna jalan. Dikatakannya, dalam dua hari ke depan, mulai 25 hinga 26 Januari diprakirakan cuaca di Jawa Timur umumnya berawan. Peluang hujan lokal disertai angin kencang dan petir. Suhu udara berkisar antara 18 sampai 34 derajat celcius. Kondisi itu, dikarenakan adanya pertumbuhan awan di wilayah Jawa Timur karena proses konvektiv. Selain itu, juga karena adanya tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Timur atau di daerah Australia yang membentuk pola-pola konvergensi. Menurutnya, wilayah Jawa Timur yang berpeluang hujan ringan hingga deras meliputi Jatim bagian selatan, yakni Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Trenggalek, Tulungagung dan Pacitan. Jatim bagian Utara meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bawean, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Kalianget, dan Sumenep, serta Jatim bagian timur meliputi, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo dan Bondowoso. Sedangkan Jawa Timur bagian tengah meliputi, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Kediri, Jombang dan Mojokerto berpeluang hujan dengan intensitas ringan sampai sedang yang sifatnya lokal, terjadi pada sore atau malam hari. Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Perak Maritim BMG Surabaya, Arif Triono mengatakan, tinggi gelombang di Laut Jawa antara 1 sampai 1,3 meter, Samudera Indonesia antara 1,0 sampai 1,6 meter. “Karena kondisi perairan Indonesia yang masih relatif tinggi, hendaknya bagi pelayaran untuk tetap waspada dalam melakukan aktivitas,” ujarnya. Selat Madura dalam kondisi yang relatif aman, yakni tinggi gelombang antara 0,3 sampai 0,9 meter, Ketapang-Gilimanuk dengan tinggi antara 0,7 sampai 1,3 meter. Perairan Kangean antara 1,0 sampai 1,6 meter dan perairan Bawean antara 0,6 sampai 1,3 meter. Pasang maksimum air laut di perairan pantai Jawa Timur, 80 cm terjadi pukul 15.00 dan surut hingga minimum 60 cm terjadi pukul 09.00. Sedangkan pasang maksimun besok (26/1) mencapai 80 cm terjadi pukul 16.00 dan surut hingga minimum 50 terjadi pukul 13.00 WIB. ( JNR, Esha )