Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-06-2011
  • 557 Kali

Masyarakat Harapkan Bisa Garap Lahan Tidur Di Desa Batuan

News Room, Rabu (01/06 ) Puluhan hektar lahan yang merupakan Tanah Negara (TN) di Desa Batuan Kecamatan Batuan selama ini tidak tergarap. Bahkan, beberapa lahan yang dikuasai PT. Perhutani , tanaman jati dan sebagainya sudah banyak yang ditebang dan hanya menjadi lahan rimbun. Meskipun sebagian ada pula lahan yang digarap oleh masyarakat sekitar karena dianggap mubadzir kalau dibiarkan. Kepala Desa Batuan, H. Imam Gazali mengakui banyaknya lahan tidur di Desanya yang tidak bisa digarap oleh masyarakat karena status tanahnya tidak jelas. Sebab, meskipun yang dikuasai PT. Perhutani selama ini hanya dilakukan penebangan pohon tanpa ada koordinasi dengan pihak Desa. Sehingga masyarakat hanya menjadi penonton dilingkungannya sendiri. “Kami berharap ada koordinasi apabila akan melakukan penebangan maupun penanaman dan penggarapan lahan yang ada di Desa kami.”ujarnya. Sementara jika masyarakat yang melakukan penebangan sedikit saja sudah menjadi ranah hukum. Karena itu, Imam mengaku akan mengajukan pembebasan sejumlah lahan seperti yang dilakukan sejumlah daerah yang memiliki lahan kehutanan yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Pihaknya yakin, jika lahan-lahan tersebut digarap oleh masyarakat akan menghasilkan kontribusi bagi Pemerintah setempat lebih-lebih dapat menambah kesejahteraan masyarakat. Sebab, lahan-lahan yang terbengkalai itu sebenarnya sangat subur. Baik, yang merupakan tanah kehutanan, perkebunan maupun untuk lahan pertanian. Jadi, tegas Imam pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan semua pihak. Jika memang itu bisa dilakukan pihaknya berharap dapat terwujud meskipun harus di minta ke Kementerian Kehutanan dan Perkebunan di pusat, yang penting lahan tidur itu bisa beralih fungsi menjadi lahan produktif. Saat ini tegas Kades yang sebelumnya menjabat Sekretaris Desa Batuan ini justeru banyak masyarakatnya yang pergi keluar kota bahkan ke Kalimantan untuk mencari penghidupan disana. Padahal mereka para pekerja keras yang bisa berkebun maupun bercocok tanam dengan baik jika punya lahan yang bisa digarap di Desanya. Disamping itu, karena Kecamatan Batuan merupakan penyangga dari Kecamatan Kota bisa dijadikan pembanguann wisata religi, wisata agribis dan sebagainya. Beberapa lokasi bisa dipetak dengan berbagai macam potensi tanaman buah-buahan yang bermacam-macam. “Kami akan mengawali dengan salah satu kelompok tani di sini yang akan menerima bantuan bibit tanaman dari Propinsi Jatim berupa tanaman sirsak, yang diharapkan menjadi awal pengembangan tanaman dimasa mendatang.”Pungkasnya. ( Ren, Fery )