Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-08-2009
  • 497 Kali

Masyarakat Diminta Hati-Hati Memilih Garam Beryodium

News Room, Senin ( 24/08 ) Sering ditemukannya peredaran garam non yudium dan garam berkadar yodium rendah, diharapkan masyarakat berhati-hati memilih produk yang dijual tanpa merek tertentu atau merek yang digunakan merupakan tiruan merek yang memang selama ini legal dan beredar di pasaran. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep melalui Kasi Agro Industri Disperindag Sumenep, Usman ketika ditemui news room dikantornya, Senin (24/08). Disamping masyarakat berhati-hati dalam mengkonsumsi garam, agar betul-betul beryodium, menurut Usman harus proaktif pula melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan produk garam yang dipasarkan ternyata tidak sesuai dengan barang aslinya. “Selama ini pengawasan sudah dilakukan mulai tingkat pusat dan propinsi dengan melibatkan tenaga di tingkat Kabupaten melakukan razia ke berbagai tempat produksi garam kemasan. Sementara tim dari Kabupaten sendiri juga melakukan sosialisasi dan pemantauan kebawah,”ujar Usman. Dijelaskan, Tim Pemantau Kabupaten Sumenep meliputi dari Dinas Kesehatan, Bappeda, Unsur PKK dan Disperindag sendiri. Dari hasil pemantauan selama ini menurut Usman, sebenarnya mayoritas masyarakat sudah mengerti, mana garam yang beryodium dan non yodium. Dan biasanya mereka yang masih menggunakan garam non yodium biasanya masyarakat yang dekat dengan produksi garam. Karena menganggap garam yang dihasilkan sudah bisa langsung di konsumsi. Padahal untuk dikonsumsi masih memerlukan proses pencampuran yang dilakukan secara higenis sesuai takaran yang ditentukan. Lebih lanjut Usman menjelaskan, biasanya produk garam produsen non yodium sebagai bahan baku memiliki berat 50 gram, sedangkan untuk konsumsi memiliki berat 200 gram yang biasa dijual dipasaran dan warnanya putih bersih. ( Ren, Esha )