Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2010
  • 660 Kali

Masyarakat Desa Gedding Bangun Desa Dengan Gotong-Royong

News Room, Senin ( 25/01 ) Untuk melaksanakan pembangunan transportasi khususnya di pelosok Desa, membutuhkan peran serta masyarakat. Sebab, Pemerintah tidak mungkin akan dapat melakukan pembangunan hingga ke semua pelosok Desa, tanpa adanya partisipasi masyarakat sendiri dalam ikut serta membangun Desa secara mandiri. Karena itulah masyarakat di Dusun Beruna Desa Gadding Kecamatan Manding, menerapkan pola gotong royong dan swakelola secara mandiri untuk kepentingan masyarakat sendiri. Warga Dusun setempat, Hamid (50) mengaku selama ini sekitar 150 KK di Dusun yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Dusun Teramuk membutuhkan pembangunan transportasi berupa jalan yang dapat memudahkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan perekonomian antar Dusun, Desa hingga Kecamatan. "Hampir puluhan tahun untuk jalan ke Dusun kami dari Dusun Teramuk belum mendapat sentuhan pembangunan transportasi jalan, sehingga masyarakat berinisiatif dengan melakukan gotong royong melakukan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang sekitar 240 meter."ujar Hamid. hanya saja tegas Hamid, karena daerahnya memang berlumpur, sehingga agak kesulitan untuk melaksanakan pembangunan pengerasan jalan sesuai yang diinginkan, sehingga terpaksa dibagian pinggir jalan tetap dibiarkan sehingga ketika musim penghujan pada bagian pinggir jalan,"ungkapnya. Sementara Kepala Desa, Suyono juga mengakui adanya aprtisipasi masyarakat yang selama ini dengan secara suka rela bergotong royong melaksanakan pembangunan sarana transportasi Desanya. Sebab, dari 7 Dusun yang ada di Desa Gedding memang banyak yang belum tersentuh pembangunan. "Namun, kami tidak menutup mata, karena pelaksanaan pembangunan memang dilaksanakan secara bertahap, jadi masyarakat dengan antusias sendiri meaksanakan pembangunan sarana transportasi semampunya. Sedangkan untuk melanjutkan berikutnya, pihaknya selalu mengusulkan keberbagai instansi khsususnya PU dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,’ujar Kades yang menjabat sejak 2007 lalu ini. Ditambaakan, Desanya juga telah mendapat program JAPES tahun 2008 dengan membangun jalan beraspal sepanjang sekitar 400 meter ditambah dengan ADD melaksanakan pengerasan jalan sepanjang 200 meter serta pembangunan jembatan. Sedangkan ditahun 2009 pihaknya juga mendapat Program Gerdu Taskin dengan membangun pengerasan jalan sepanjang 400 meter. ( Ren, Esha )