News Room, Selasa (12/05) Sambil menunggu realisasi sambungan listrik di Desa Cabbiye Kecamatan Talango, masyarakat ternyata sudah melakukan penyambungan listrik melalui sambungan sementara yang dialirkan melalui saluran yang berada di beberapa titik rumah milik masyarakat yang sudah tersambung sebelumnya. Hal tersebut diakui salah seorang warga Dusun Celpa Desa Cabbiye, Zaini ketika ditemui di rumahnya yang ditempati sekring utama dari beberapa warga. Menurut Zaini, pihaknya sudah banyak mengeluarkan dana untuk pengadaan kabel dan sebagainya untuk penyambungan listrik sementara itu. Sebab, kabel yang diijinkan oleh pihak PLN harus standart, agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan, seperti kabel putus dan sebagainya. Diakui Zaini, penyambungan listrik sementara itu sudah berjalan sekitar dua tahunan. Sedangkan untuk pembayarannya, terpaksa juga dilakukan patungan sebesar Rp.3.500,00 per 10 watt lampu setiap bulannya. Zaini berharap, nantinya PLN benar-benar segera merealisasikan penyambungan listrik di Desanya, sebab sudah lebih 2 tahun masyarakat berharap penyambungan listrik, padahal sudah lama juga banyak berdiri tiang listrik disana. Sementara Kepala Desa Cabbiye, Alwi mengaku akan terus mendesak pihak terkait seperti PT. PLN Sumenep, agar listrik di Desa Cabbiye segera dapat dinikmati masyarakat. Sebab sudah sekian tahun masyarakat Cabbiye utamanya di Dusun Cabbiye dan Celpa yang banyak tidak mendapatkan penerangan listrik. Padahal, masyarakat sudah siap, bahkan sebagian masyarakat atau sekitar 33 orang sudah mulai mencicil keuangan untuk penyambungan listrik antara Rp.750.000,00 hingga Rp.1,5 juta melalui koordinator masyarakat dibawah. Sementara penyambungan kabel sudah selesai dilakukan minggu kemarin. Hanya saja, kepastian penyambungan kerumah-rumah calon pelanggan masih belum. Bahkan Alwi sempat difitnah telah melakukan pungutan kepada para calon pelanggan listrik itu. Padahal tegas Alwi, pihaknya tidak ikut campur dalam pengumpulan dana. Sebab itu ide masyarakat sendiri yang kepingin cepat mendapatkan penerangan listrik. Ditambahkan Alwi, jika masyarakat calon pelanggan yang sudah mendaftar dengan pengumpulan KTP sudah mencapai seratus rumah lebih. Karena itu, pihaknya tidak ingin persoalan pemasangan listrik ini dijadikan wacana politik, karena dalam waktu dekat ini Desa Cabbiye akan melaksanakan Pilkades. Apalagi saat ini sudah mulai ada upaya pihak-pihak yang tidak menyenangi dirinya melakukan manuver dengan memprovokasi mamsyarakat. ( Ren, Esha )