News Room, Selasa ( 08/04 ) Perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap pelaksanaan pembangunan hingga di tingkat Desa di kepulauan tidak bisa di pandang sebelah mata. Terbukti, di Desa Beringsang Kecamatan Giligenting yang merupakan daerah kepulauan di Sumenep, saat ini pembangunannya sudah mulai nampak dinikmati masyarakat. Hal tersebut diakui Kepala Desa Beringsang, Sutlan, SE. Menurutnya, saat ini di Desanya sudah banyak jalan tembus yang sudah beraspal yang dilaksanakan Dinas PU. Bina Marga Kabupaten Sumenep. Meski diakui masih ada beberapa jalan tembus yang menghubungkan Dusun Gunung ke Dusun Galis Desa Galis sepanjang sekitar 3.000 meter yang merupakan Desa tetangga misalnya, masih akan terus diupayakan untuk mendapatkan perbaikan. Menurut Sutlan, bagaimanapun juga, pembangunan infrastruktur seperti itu sangat di butuhkan masyarakat, karena dapat memudahkan arus transportasi masyarakat. Misalnya bagi para pedagang maupun masyarakat yang ingin ke Pasar Tangsi di Desa Galis. Disini interaksi masyarakat penjual dan pembeli dapat lebih mudah, sehingga perekonomian dengan sendirinya akan berputar. Bahkan nantinya pihaknya masih punya keinginan untuk memiliki pasar Desa yang representatif di sekitar Dermaga. Sebab disamping memang selama ini menjadi tempat peristirahatan sementara bagi masyarakat yang menyeberang ke Pelabuhan Kalianget maupun ke pelabuhan Tanjung Saronggi. Juga sering dijadikan transaksi jual beli kebutuhan masyarakat dari pedagang yang baru datang kulakan di pusat Kota Sumenep. Sutlan menambahkan jika beberapa pembangunan yang dilaksanakan di Desanya benar-benar sudah dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti Dermaga, tangkis laut yang menurut informasi pada tahun 2008 ini akan di tambah dari Dinas PU. Pengairan. Kemudian bantuan dari PT. Santos berupa Polindes yang menambah kenyamana masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan, sebelum di rujuk ke Puskesmas maupun Rumah Sakit Daerah di Sumenep. Namun demikian, meski Bidan Desanya menurut Kades akhir-akhir ini sering tidak ada ditempat sejak diangkat sebagai PNS sekitar setahun lalu, namun bila pas ada masyarakat cukup antusias, karena itu nantinya ada perhatian bagi Bidan untuk benar-benar ikhlas mengabdi di Desa yang benar-benar membutuhkan pelayanannya. Harapan lain menurut Sutlan, karena warganya banyak yang mengadu nasib ke Jakarta, pihaknya berharap masyarakat nelayan yang mayoritas dapat diberdayakan dengan bantuan bibit rumput laut dan peralatan penangkap ikan dan sebagainya, baik oleh Dinas Perikanan dan Kelautan maupun dari PT. Santos yang selama ini banyak memberikan bantuan ke Desa lain yang ada di Pulau Giligenting, karena memang diakui dampak penghasilan itu dapat dirasakan para nelayan. Untuk menghindari kecemburuan sosial dari Desa lain yang diberikan bantuan, dapatnya menjadi pertimbangan pihak pengambil kebijakan, utamanya bagi pihak PT. Santos. ( Ren, Esha )