News Room, Kamis ( 08/12 ) Masyarakat Desa Badur Kecamatan Batuputih saat ini bisa bernafas lega, karena tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan air untuk minum dan mandi. Sebab, sudah bisa dialiri air sumur pompa dari dua sumber air yang dikelola Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) yang ada di Desa setempat.
Kepala Desa Badur, H. Jamik kepada News Room, Kamis (08/12) mengungkapkan, dengan adanya program pembangunan sumur bor baik dari Propinsi Jawa Timur dan dari PU. Cipta Karya Kabupaten Sumenep, saat ini masyarakatnya tidak kesulitan air lagi.
“Jika tahun-tahun sebelumnya, saat musim kemarau utamanya masyarakat yang ada di dataran tinggi harus mengangkut air dari sumber air yang ada di dataran rendah.” ungkapnya.
Kepala Desa yang sudah dua kali menjabat ini berharap, pengelolaan HIPPAM yang ada di desanya akan terus solid dan bisa mengelola sumur bor tersebut dengan baik. Sehingga, keberadaan pompa air tersebut bisa terus beroperasi dan masyarakat nyaman menikmati fasilitas air bersih.
Yang jelas tegas H. Jamik, dengan adanya sumur bor yang tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat desanya, namun hingga di desa tetangga dapat pula merasakan manfaat dua pompa air yang airnya selain bersih dan segar juga sangat deras mengalirnya, meskipun sumbernya berada dekat Pantai Badur.
“Kami semua sangat bersyukur, apalagi air merupakan kebutuhan pokok masyarakat, dengan air disamping kebutuhan untuk mandi, minum dan tentunya juga untuk peningkatan ibadah.” tambahnya. ( Ren, Fer )