News Room, Jumat ( 28/12 ) Masjid harus dijadikan sebagai pusat pembinaan aqidah Islam dan sosial kemasyarakatan dalam rangka mencerdaskan umat dan mengatasi kemiskinan atau meningkatkan kesejahteraan saudara sesamanya. Hal itu, sangat tepat dalam memotivasi kita dalam mengaplikasikan nilai-nilai ajaran agama Islam dalam kehidupan sosial kemayarakatan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si mewakili Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara peresmian Masjid Al-Ihya’ Desa Batang-batang Laok Kecamatan Batang-batang, Jumat (28/12). Menurutnya, peran utama masjid sebagaimana telah diajarkan Rasulullah SAW, adalah sebagai kebajikan dan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia. “Masjid bukan hanya sebagai tempat menunaikan ibadah sholat, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran agama Islam.”ujarnya. Ditambahkan, pada jaman Nabi Muhammaad SAW, masjid telah dijadikan tempat menanamkan nilai-nilai ketaqwaan, kebajikan dan kemaslahan ummat manusia. Disamping itu sebagai tempat untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan, yang dikembangkan denga kegiatan terarah bagi terwujudnya masyarakat madani, dengan tuntunan Wahyu Ilahi, masyarakat dinamis, bahu membahu, tolong-menolong dan sebagainya. Menurutnya, masjid merupakan wadah ibadah bagi segenap umat muslim. Karena itu, keberadaannya sangat penting dan signifikan sebagai sarana ibadah sekaligus aktifitas dibidang keagamaan, dan semata-mata untuk lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Karena itu, keberadaan Masjid Al-Ihya yang baru, dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya dan harus dimakmurkan sebagai tempat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memupuk rasa persaudaraan, kesatuan, persatuan umat dengan nilai-nilai ajaran Islam, damai, toleran dan mengayomi seluruh komponen masyarakat. “Karena itu, rasa kebersamaan, kegotong-royongan, serta kekeluargaan masyarakat sekitar masjid harus terus terpelihara, sehingga ridho dan pahala dari Allah SWT dapat tercapai lahir dan bathin fiddunya wal akhirot,”tambahnya. ( Ren, Esha )