News Room, Jum'at ( 19/03 ) Desa Sepanjang Kecamatan Sapeken, disamping memiliki lahan Migas, di pulau yang terpisah dengan Kecamatan Sapeken ini, sebenarnya juga memiliki lahan yang cukup bagus, dan memiliki hamparan lahan yang cukup subur, sehingga saat ini banyak lahan yang dulunya tidur, sudah bisa dimanfaatkan untuk lahan perkebunan dan pertanian. “Syukurlah, ada puluhan bahkan ratusan hektar lahan yang dulunya tidak dianfaatkan oleh masyarakat, saat ini sudah bisa memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat,â€Âujar Kepala Desa Sepanjang, Hamsuri melalui telpon selulernya tadi siang, Jum’at (19/03). Bahkan diakui Kades yang menjabat sejak 2007 lalu ini, disektor kelautan, masyarakat juga sudah mulai mencari peluang-peluang cara tangkap baru dan sebagainya, untuk mendapatkan penghasilan yang meningkat dari sebelumnya. Salah satunya yang dilakukan masyarakat nelayan dengan potensi hasil lautnya yang cukup bagus. Seperti halnya, mereka yang memiliki pagan dari hasil tangkapan cumi-cumi dalam beberapa tahun terakhir cukup bagus, utamanya di daerah selatan. Kemudian nelayan di bagian utara juga memiliki penghasilan yang cukup dari hasil rumput lautnya. Bahkan, diakui Hamsuri, saat ini para nelayan bisa panen uang puluhan juta dari hasil usaha mereka, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak semua masyarakat memiliki penghasilan yang cukup, Namun Desa yang berpenduduk sekitar 6.000 jiwa dari 1.760 KK ini, peningkatan kesejahteraan masyarakt mulai ada peningkatan. Meski potensi yang dimiliki daerahnya cukup bagus, namun diakui memang belum dapat tergarap dengan baik, karena persoalan teknis dan membutuhkan modal yang tidak sedikit. Bahkan, untuk memberdayakan para aparatur Desa, pihaknya menghimbau agar bisa mengikuti jejak para nelayan, untuk mencoba usaha perikanan. “Meski dengan keterbatasan waktu, dan sedikit modal dari honor perangkat Desa yang terbatas, mungkin bisa mempekerjakan orang untuk merawat rumput laut dan sebagainya, sehingga ekonomi aparat Desa yang saat ini masih jauh dari harapan, sedikit terobati dengan usaha sampingan,â€Âpungkasnya. ( Ren, Esha )