Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-03-2007
  • 353 Kali

Malaysia Investasi Bidang Selular Di Jawa Timur

Sumenep-Kominfo News Room : Pemerintah Malaysia akan mengembangkan investasi bidang selular di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Upaya ini untuk meningkatkan kerjasama kedua negara agar lebih erat, terutama dalam mengembangkan bisnis yang saling menguntungkan. Perwakilan Kerajaan Malaysia, Pansri saat diterima Gubernur H. Imam Utomo di Rumah Dinas Gubernur Jl. Imam Bonjol Surabaya, Rabu (28/03) mengatakan, investasi bidang seluler di Jatim ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Hal ini juga untuk meningkatkan hubungan dagang di Jatim. Menurut dia, saat ini perusahaan selular di Indonesia khususnya Jatim berkembang pesat. Jumlah pelanggan di Indonesia 8 juta orang, khusus di Pulau Jawa mencapai 80 prosen, sisanya tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya menanamkan modal di bidang ini berusaha meningkatkan pelanggan hingga 1-2 juta orang. Selain di Indonesia, juga akan mengembangkan di India. “Saat ini jumlah pelanggan di India mencapai 4 juta orang,” ujarnya. Pansri berharap, Pemerintah Indonesia membantu mempermudah perizinan, khususnya pendirian tower. Gubernur Jatim, H. Imam Utomo mengatakan, saat ini Jatim mencari investor baik dari luar negeri maupun dalam negeri yang mau menanamkan modalnya dalam segala bidang. ”Jika investor berbondong-bondong ke Jatim menanam modalnya, akan mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya. Terkait permintaan Pemerintah Malaysia agar Pemerintah Indonesia untuk mempermudah perizinan pendirian tower, gubernur berjanji akan membantu. Untuk izin lokasi pendirian tower yang menangani Pemerintah Propinsi Jawa Timur, namun tentang hak guna bangunan itu yang berwenang adalah pihak pemerintah Kabupaten/Kota. Dalam pertemuan tersebut, Imam Utomo mengharapkan Pemerintah Malaysia, hendaknya turut memperhatikan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia, karena TKI yang bekerja di Malaysia banyak yang berasal dari Jatim. Yakni Kabupaten Trenggalek, Blitar, Tulungagung, dan Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep). (JNR,Ong)