News Room, Kamis ( 01/01 ) Ratusan warga Sumenep tumpah ruah memadati bundaran Kota dan sepanjang jalan Trunojoyo, pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12) malam. Sambil mengendarai kendaraan bermotor bersama keluarga, mereka juga membawa terompet yang dibunyikan disepanjang perjalanan, akibatnya arus lalu lintas ramai, semrawut dan macet. Kesemrawutan dan kemacetan arus lalu lintas itu, membuat petugas bekerja ekstra untuk mengatur arus lalin supaya tetap lancar. Bahkan, disetiap titik-titik keramaian, baik di bundaran kota maupun di simpang empat perkotaan dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Kabag OPS Polres Sumenep, Komisaris Polisi (Kompol) Ary Wahjudhi, mengatakan, untuk mengamankan pelaksanaan malam pergantian tahun dari 2008 ke 2009 ini, sebanyak 225 personel Polres Sumenep sudah diluncurkan. “Kami sudah mensiagakan 225 personel sambil dibantu instansi samping, baik Kodim 0827, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Bakesbanglinmas, masing-masing 30 personel,â€Âterangnya. Ia menjelaskan, seluruh personel itu ditempatkan di titik keramaian, terutama di sepanjang Jalan Trunojoyo, dan simpang empat kota. “Alhamdulillah, dengan penjagaan ketat, malam pergantian tahun tidak terjadi keributan. Bahkan, kebut-kebutan yang sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi, ternyata tidak ada,â€Âtegasnya. Ary mengaku, kalau kondisifnya malam pergantian tahun yang dirayakan oleh warga Sumenep, bukan semata-mata karena petugas. Tapi, dikarenakan masyarakat Sumenep sudah mulai sadar akan kedisiplinan di jalan raya. ( Nita, Esha )