News Room, Jum’at ( 06/01 ) Dalam rangka meningkatkan ketertiban, keamanan dan kenyamanan perlu terus dilakukan penyadaran dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Sehingga, berbagai bentuk keresahan masyarakat seperti kriminalitas dan berbagai bentuk pengaruh negatif dapat diantisipasi dengan baik. Seperti halnya yang dilakukan Polsek Saronggi, dengan memaksimlakan anggotanya dalam melaksanakan kinerjanya sebagai pengayom masyarakat selaras dengan tugas pokok dan fungsi( tupoksi), sebagai aparat keamanan negara. Kapolsek Saronggi, Sudjono, SH mengakui dengan meningkatkan kinerja aparaturnya, tingkat kriminalitas diakui mulai berkurang. Bahkan, upaya yang dilakukan oleh masing-masing bidang tugas betul-betul dimaksimalkan, sepeti tugas Reserse, Intel dan Binmas, sehingga berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat dapat segera tertangani dengan baik. “Misalnya saja ketika yang sering menjadi penyebab, kecelakaan lalu lintas karena ulah ugal-ugalan pengendara, sehingga disiasati dengan memberi rambu-rambu tengkorak yang ternyata cukup efektif,”ujarnya. Ditambahkan, seperti halnya di sepanjang Jalan Desa Nambakor, yang seringkali terjadi kecelakaan. Dan ternyata ketika diberi rambu-rambu tengkorak, sepertinya berdampak pada psikologi supir, agar lebih berhati-hati betul dalam mengendarai kendaraannya. Karena itu, pihaknya juga berharap pada Satlantas Polres Sumenep untuk melakukan antisipasi lebih ketat terhadap pengguna jalan raya yang rawan kecelakan, seperti jalan Nambakor menuju Kota Sumenep. Karena rata rata para pengendara di sana mengemudi kendaraannya di atas kecepatan. Sementara upaya lainnya yang dilakukan, yakni dengan melakukan himbauan pada generasi muda khususnya dilingkup pendidikan agar mengurangi sifat nakalnya. Sebab, yang sering ditemukan justru anak SMP dan SMA juga sering melakukan minum minuman keras yang jelas jelas dilarang oleh hukum dan agama karena dampaknya juga besar. “Jadi, ketika kami menemukan mereka minum, kami bawa ke kantor dan dinasehati agar tidak mengulangi, jika mengulangi tentu kami beri sangsi lainnya,”tukasnya. ( Ren, Esha )