Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-03-2013
  • 552 Kali

Mahasiswa Sumenep Tagih Janji Jaksa Usut Korupsi, Gelar Teatrikal

News Room, Senin ( 25/03 ) Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS), kemarin (25/03), menggelar aksi teatrikal di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Mereka menagih janji jaksa untuk menyelesaikan kasus korupsi, yang sampai detik ini tak ada ujung pangkalnya. Aksi kali ini digelar dengan bentuk teatrikal. Tanpa mengenakan baju, beberapa pengunjuk rasa berkalungkan tulisan koruptor dan diikat tali. Lalu, sebagian berperan sebagai hakim. Sementara para koruptor menabur uang mainan pecahan Rp. 50.000,00 yang menggambarkan sebagai uang rakyat yang dihambur-hamburkan koruptor untuk memperkaya diri sendiri. Selain itu, para mahasiswa membawa karton bertuliskan Kecamatan terhadap kinerja Kejari. Diantaranya, ‘KMS tagih janji Kejari’; ‘Kejari kawan koruptor’; ‘Komersialisasi vs kompetensi’. “Kami datang kembali guna menagih janji Kejaksaan Negeri Sumenep, yang akan menyelesaikan kasus korupsi pada bulan Maret. Tapi kenyataannya, sampai pekan terakhir Maret, belum ada satu kasus pun soal korupsi yang diselesaikan oleh jaksa,”kata Korlap Aksi, Zainollah. Menurutnya, banyak kasus korupsi yang tidak ada penyelesaiannya. Seperti dugaan mark up Madrasah Diniyah, lahan SMA Negeri 3 Batuan, raskin, dan bantuan sapi. Semua lenyap tidak ada kabarnya,”terangnya. Selama aksi, para pengunjuk rasa meminta pimpinan kejari setempat keluar menemuinya. Namun, ketika Kasi Datun Kejari Sumenep, R. Teddy Roomius menemui para mahasiwa, justru mereka menolak berdialog. Para aktivis KMS itu hanya menyerahkan setumpuk uang mainan pecahan Rp. 50.000,00, sebagai simbol tuntutan rakyat, agar menuntaskan kasus-kasus korupsi yang memakan uang rakyat. Sementara Kasi Datun Kejari Sumenep, R. Teddy Roomius membantah tudingan mahasiswa jika ada permainan dalam penanganan kasus korupsi. "Kami tetap memproses kasus-kasus dugaan korupsi. Kalau mahasiswa ingin tahu perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi di Sumenep, silahkan. Kami siap berdialog. Data-data ada di Kasi Pidsus. Namun saat ini Kasi Pidsus tengah mengikuti evaluasi kinerja di Kejaksaan Tinggi. Besok, silahkan adik-adik mahasiswa kalau ingin berdialog,"ungkapnya. ( Nita, Esha )