News Room, Kamis ( 28/10 ) Seratus mahasiswa yang berada dibawah naungan bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep, menggelar shalat ghaib untuk korban letusan gunung Merapi Sleman, Yogyakarta dan Tsunami di Mentawai (Sumatera Barat). Shalat ghaib tersebut, digelar di depan Taman Adipura, Kecamatan Kota, Kamis (28/10) pagi. Koordinator Aksi, Fauzan Adhima menjelaskan, sebagai umat muslim sepantasnya shalat ghaib dilakukan, untuk mendoakan para korban jiwa dalam peristiwa yang melanda bumi pertiwi ini. “Shalat ghaib itu, merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kami yang terkena dampak dari meletusnya gunung merapi, termasuk meninggalnya mbah Marijan, selaku tokoh diwilayah tersebut. Dan, juga bentuk prihatin atas peristiwa Tsunami di Mentawai (Sumbar),”kata Fauzan, usai shalat ghaib di Taman Adipura, Sumenep, Kamis (28/10). Sebagai pemuda dan warga Indonesia, Fauzan mengaku prihatin dan turut berbela sungkawa atas peristiwa Tsunami di Mentawai dan meletusnya Gunung Merapi, Sleman, Jogyakarta. Usai shalat, ratusan mahasiswa tersebut membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian Sumenep. ( Nita, Esha )