Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-03-2006
  • 575 Kali

MADRASAH ALIYAH I AN-NUQAYAH GELAR WORK SHOP

Sumenep-Infokom News Room : Pemberlakuan sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) bagi siswa pelajar, mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, ternyata sudah merambat ke kalangan Pondok Pesantren (Ponpes) maupun ke Madrasah Aliyah (MA). Namun, sistem tersebut dirasa masih sulit diterapkan, mengingat minimnya fasilitas yang tersedia, dan para pendidik di MA dan Ponpes juga merasa masih kebingungan. Karena itu, untuk mengatasi kebingungan dalam menerapkan sistem KBK tersebut, MA I An-Nuqayah Kecamatan Guluk-guluk, Kamis (02/03) menggelar Work Shop KBK. Ketua Panitia Work Shop, Moh. Kholili kepada News Room mengatakan, Work Shop itu dilakukan, tidak lain untuk memberikan pengetahuan kepada para guru MA I An-Nuqayah, dalam menerapkan KBK. Namun, yang paling utama, diadakannya Work Shop itu, yakni untuk meningkatkan mutu guru Madrasah Aliyah I An-Nuqayah. Kholili menuturkan, meskipun Work Shop itu merupakan kali pertama dilakukan di MA I Annuqayah, namun pihaknya optimis, dengan adanya Work Shop tersebut, sistem KBK bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. Karena, menurut Wakil Kepala Kesiswaan MA I Putra An-Nuqayah ini, maksud diselenggarakannya acara tersebut, untuk memberikan bekal kemampuan teoritik dan ketrampilan konsep tentang KBK, serta mampu mengimplementasikannya secara langsung ke dalam proses belajar mengajar. Lebih lanjut Kholili menjelaskan, tujuan Work Shop tersebut, memberikan pemahaman konsep dan teori tentang KBK secara umum dan mendasar, baik latar belakang filosofi, strategi, metodologi dan sistem penilaian yang berorientasi KBK. Kemudian, merubah kerangka berfikir guru, dari konvensional ke paradigma baru (KBK), yakni dari guru sebagai pusat belajar kepada siswa aktif dengan Contextual Teaching Learning (CTL). Kholili memaparkan, Work Shop tersebut, diikuti 100 peserta, yang terdiri dari kalangan guru MA I Putra An-Nuqayah sebanyak 50 orang, dan guru MA I Putri An-Nuqayah sebanyak 50 orang. ( Nita, Esha )