Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-11-2011
  • 653 Kali

Luas Lahan Kritis Di Sumenep Capai Ribuan Hektar

News Room, Selasa ( 15/11 ) Luas lahan kritis se Kabupaten Sumenep mencapai ribuan hektar. Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, hingga saat ini lahan kritis seluas 102.000 hektar. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Ir. Arif Rusdi, Selasa (15/11) mengatakan, 102.000 hektar lahan kritis tersebut meliputi lahan kritis, sangat ktritis dan berpotensi kritis, yang tersebar di 27 Kecamatan, baik daratan maupun kepuluan. Dari 102.000 hektar lahan kritis itu diantaranya seluas 8.000 hektar termasuk lahan sangat kritis, sedangkan sisanya termasuk lahan sangat kritis dan berpotensi kritis. Untuk memperabiki lahan kritis, pihaknya berusaha mengajak masyarakat untuk gemar melakukan penghijauan di daerahnya. ”Pada tahun ini, kami sudah menjadwalkan penghijauan pada awal bulan Desember 2011 mendatang, dengan menanam 2 juta bibit tanaman, seperti pohon mahoni, akasia dan pohon jati. Melalu penghijauan ini, kami harapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memelihara dan menanam pohon, demi mencegah terjadinya bencana alam di daerahnya,”tegasnya. Arief Rusdi menyatakan, persediaan bibit tanaman untuk gerakan penghijauan tahun ini memang belum mencukupi untuk ditanam di lahan kritis, karena pihaknya menyediakan bibit menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Pihaknya menjadwalkan untuk pencanangan Gerakan Penghijuan tahun 2011, dilaksanakan di Desa Batudinding Kecamatan Gapura, dengan menanam pohon di lokasi tersebut sebanyak 2.000 bibit pohon. ”Penanaman 2 juta bibit pohon dilakukan di seluruh Kecamatan se Kabupaten Sumenep daratan dan kepulauan yang dilaksanakan bersamaan dengan pencanganan penghijuan di Desa Batudinding awal bulan depan. Karena itu, kami minta masyarakat untuk berperan aktif memelihara dan menanam pohon, demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah bencana alam,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )