Sumenep-Infokom News Room : Meskipun sudah memasuki H-8 lebaran, arus mudik di terminal Aryawiraraja Sumenep masih terlihat sepi. Hal ini dimungkinkan, karena belum memasuki masa cuti bersama. Namun, lonjakan arus mudik ini diprediksi akan terjadi jum’at (28/10) atau H-4 lebaran. Demikian diungkapkan Kasi Lalin dan Angkutan Dinas Perhubungan Sumenep Yunus S. Hadi, saat dikonfirmasi News Room, Rabu (26/10) diruang kerjanya. Yunus mengaku, kondisi arus mudik tahun ini, dinilai menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pihaknya tetap mempersiapkan armada bus, agar angkutan penumpang tetap lancar. Ia juga menerangkan, armada bus yang dipersiapkan hampir mencapai 65 hingga 70 bus. Sehingga, semua armada yang sebelumnya tidak jalan, saat ini diaktifkan kembali. Disisi lain Yunus mengatakan, penurunan arus mudik ini terjadi, juga dimungkinkan karena kondisi perekonomian yang belum menunjukkan kestabilan, sejak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 Oktober lalu. Sehingga, minat mudik masyarakat berkurang. Lebih lanjut ia mejelaskan, meskipun arus mudik jurusan Sumenep-Banyuwangi masih belum terjadi lonjakan, namun berbeda halnya dengan angkutan antar Propinsi, bus yang dari arah Jakarta justeru mengalami peningkatan, yakni per-harinya hampir mencapai 4 hingga 5 bus. Karena itu, pihaknya optimis, lonjakan penumpang arus mudik, akan terjadi jum’at besok. Bahkan, yunus juga berjanji, akan mengawasi tarif angkutan, baik antar kota dalam Propinsi maupun antar Propinsi, agar tidak terjadi permainan tarif angkutan. ( Nita, Im )