News Room, Selasa ( 26/10 ) Sebanyak 70 kelompok dari lembaga pendidikan tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar mengikuti Lomba Tan-Pangantanan (Dhek Nondek Ni’nang) dalam rangka Hari Jadi ke 741 Kabupaten Sumenep 2010. Lomba Tan-Pangantangan itu dilepas langsung oleh Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Selasa (26/10). Bupati mengatakan, Lomba Tan-Pangantanan sengaja digelar untuk menumbuh kembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya, serta tradisi masyarakat yang perlu terus dijaga kesinam bungannya untuk generasi dimasa mendatang. Selain itu guna membina dan meningkatkan keratifitas generasi muda sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, agar mampu berkiprah dalam setiap pelaksanaan pembangunan. ”Bahkan Lomba Tan-Pangantanan itu untuk mengajak masyarakat mencintai seni, dan budaya serta adat istiadat warisan leluhur nenek moyang yang sudah melekat di hati sanubari masyarakat Sumenep, sehingga Tan-Pangantanan ini bisa dijadikan aset obyek wisata guna menarik minat kunjungan wisatawan lokal dan manca negara,”tegasnya. Bupati menyatakan, diharapkan instansi terkait untuk lebih mempromosikan setiap kegiatan seni dan budaya, agar setiap kegiatan seni dan budaya senantiasa di saksikan oleh masyarakat baik masyarakat Sumenep maupun masyarakat dari luar daerah. Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Mohammad Nasir, MM mengungkapkan, peserta Lomba Tan- Pangantanan dari anak-anak tingkat TK sebanyak 55 kelompok dan peserata anak-anak tingkat SD sebanyak 15 kelompok. ( Yasik, Esha )