Sumenep-Infokom News Room : Sebagai sarana bagi pengembangan kreatifitas siswa dalam berkomunikasi massa, khususnya bagi para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan yang sederajat, maka perlu dilakukan berbagai ajang kompetisi yang diharapkan dapat memberikan semangat belajar bagi para siswa itu sendiri. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Sumenep, Drs. Ach. Nurhadi, M.Pd, ketika ditemui News Room, Senin (29/11). Menurutnya, ajang kompetisi siswa dalam menampilkan prestasi adalah bagian yang sangat penting perannya untuk meningkatkan mutu pendidikan diera globalisasi saat ini, tanpa meninggalkan budaya lokal. Untuk itu menurut Nurhadi, Lembaganya memiliki agenda khusus dalam setiap tahun untuk menggelar Lomba Pidato dalam empat bahasa bagi para siswa SMU, SMKdan MA yang ada di Kabupaten Sumenep. Empat bahasa yang dijadikan ajang lomba pidato tersebut, diantaranya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Madura. Sedangkan pelaksanaannya dipastikan pada pertengahan bulan Desember 2004 mendatang. Ditanya alasan dipilihnya keempat bahasa tersebut yang dijadikan Lomba Pidato, menurut Nurhadi karena bahasa tersebut merupakan bahasa komunikasi yang seringkali digunakan oleh para siswa, hingga nantinya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi bahkan ketika sudah bekerja nantinya. Sementara khusus bahasa Madura memang sengaja digunakan pula, agar menjadi penyeimbang untuk tidak meninggalkan budaya lokal. “Masak orang Madura tidak tahu dengan bahasanya sendiriâ€, ungkap Mantan Plt. Kepala Sekolah SMPN I Sumenep yang saat ini sebagai Pengawas dilingkungan Dinas Pendidikan Sumenep ini. ( Ren, Esha )