Media Center, Selasa ( 27/03 ) Anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di Sekolah SLB Cinta Ananda Sumenep, turut berpartisipasi dalam rangka Hari Syndrome Down Dunia (HSDD) dan Hari Peduli Autism Dunia (WAAD), serta Ulang Tahun Yayasan Cinta Ananda ke 10 bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Sumenep yang menggelar Lomba Mewarnai dan Bazar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2018 yang digelar Senin kemarin (26/03).
Kepala Sekolah SLB Cinta Ananda Sumenep, Maulidini Triswati kepada Wartawan, Selasa (27/03) mengungkapkan, keikutsertaan siswa-siswinya dalam kegiatan Lomba Mewarnai dan Bazar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2018, diharapkan dapat memberikan semangat bagi siswanya untuk lebih aktif dan kreatif.
“Dengan kegiatan Lomba Mewarnai dan Bazar, anak berkebutuhan khusus, seperti siswa kami bisa berbaur dengan masyarakat normal lainnya,” ungkapnya.
Dikatakan, dengan adanya aturan pemerintah tentang system inklusif bagi semua anak, maka tidak ada lagi diskriminasi dan pelecehan terhadap ABK, sehingga semua anak berkubutuhan khusus juga bisa berbaur dengan masyarakat normal lainnya.
Ditambahkan, jika system inklusi dari pemerintah ini betul-betul diterapkan, tentunya akan menghapus diskriminasi maupun pelecehan bagi ABK. Karena mereka juga bisa membaur bersama anak-anak yang lain dalam bermain dan beraktitas keseharian.
“Syukurlah, siswa kami bisa berbaur bersama sekitar 230 anak PAUD lainnya di Sumenep dalam kegiatan Lomba Mewarnai juga bisa menjual hasil karya ABK, serta produk-produk makanan maupun keterampilan unggulan khas Kabupaten Sumenep pada kegiatan Bazar,” tandasnya. ( Ren, Esha )