News Room, Kamis ( 25/09 ) Anggaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 dianggap kurang. Hal itu dipicu oleh pindahnya tempat tes yang semula di Surabaya, berubah ke Sumenep. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumenep, R. Titik Suryati, SH, MH mengaku agak kelabakan dengan perubahan lokasi tes CPNS. Sebab, tidak ada persiapan sebelumnya, termasuk soal anggaran. “Sekarang tempat tes CPNS diselenggarakan di Sumenep, otomatis membutuhkan personel keamanan, tenaga teknis dioperator dan pengawas yang harus disiapkan penyelenggara,”kata Titik Suryati, Kamis (25/09). Anggaran yang tersedia untuk pelaksanaan tes CPNS tahun ini hanya sebesar Rp. 290 juta, tapi setelah ada perubahan lokasi tes, dana tersebut diprediksi tidak cukup. “Yang dianggarkan hanya Rp. 290 juta, karena ada perpindahan lokasi tes, tentunya membutuhkan penambahan anggaran untuk personel pengamanan,”terangnya. Meski diprediksi anggarannya kurang, pihaknya masih belum menghitung jumlah kebutuhan riilnya. “Kekurangannya masih belum dihitung,”imbuhnya. Tahun ini, Kabupaten Sumenep mendapatkan 43 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari 43 formasi itu, 13 orang untuk tenaga guru, 10 orang untuk tenaga medis, dan 20 orang untuk tenaga teknis lainnya. Untuk posisi guru dan tenaga medis itu ada persyaratan khusus, yakni harus memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) Sumenep, karena akan ditempatkan di wilayah kepulauan. ( Nita, Esha )