News Room, Selasa ( 22/07 ) Sering padamnya listrik secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, khususnya di seputar kota Sumenep dan sekitarnya disayangkan masyarakat. Pasalnya, pemadaman listrik secara tiba-tiba sering berakibat fatal terhadap barang elektronik, seperti televisi, komputer dan peralatan elektronik lainnya. Karena, apabila sering terjadi pemadaman, dapat mengakibatkan rusak. Keluhan tersebut diungkapkan Mohammad Yasin (24) warga Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, komputer miliknya rusak karena seringnya listrik pada, padahal komputer satu-satunya yang digunakan untuk bekerja sehari-hari itu baru di servis mengahabiskan dana hampir Rp.500.000,00. Karena itu Yasin berharap PLN hendaknya mengumumkan kapan pemadaman dilakukan, sehingga tidak menghidupkan komputer pada saat hampir akan dipadamkan. Sementara itu Manager PT.PLN (Persero) UPJ Sumenep, Ir. Abdul Rahman, mengakui memang sering melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan, karena PLN dalam krisis energi. Karena itu pemadamannya dilakukan secara bergantian, tergantung kondisi pembangkit. Jadi tidak bisa menjadwal secara pasti jalur mana yang akan dipadamkan. Sebenarnya menurut Abdul Rahman, persoalan pemadaman itu sudah sering diumumkan, baik melalui media elektronik maupun cetak, namun kali ini memang tidak dapat memprediksi seperti pada saat pemadaman, karena perbaikan jalur. â€ÂPemadaman kali ini memang karena adanya pembatasan energi bahan bakar dari pusat. Jadi pihaknya tidak dapat memprediksi tergantung kondisi pembangkit, kalau masih nutut ya tentu tetap dihidupkan.â€Âujar Abdul Rahman Menurutnya, PLN hanya menghimbau masyarakat agar hemat energi, seperti yang dihimbau sejak tahun 2006 oleh Presiden RI dan mengurangi pemakaian listrik pada saat beban puncak. ( Ren, Esha )