Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-08-2016
  • 655 Kali

Listrik Nyala 7 Jam, Pengusaha Es Batu Terancam Gulung Tikar

News Room, Selasa ( 23/08 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum maksimal dalam menyelesaikan soal kelistrikan di Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Hingga saat ini, listrik di Arjasa hanya menyala 7 jam dari pukul 17.00 hingga pukul 24.00 WIB. Padahal sebelumnya menyala 12 jam dari Pukul 17.00 hingga pukul 05.00 WIB.

Bahkan, saat ini persoalan listrik di Kecamatan Arjasa, menimbulkan efek ekonomi terhadap masyarakat setempat. Yakni home industri es terancam gulung tikar, akibat merugi.

"Aliran listrik tidak normal itu berdampak terhadap ruginya para pegiat home industri es di Arjasa," kata tokoh masyarakat Arjasa, H. Rahmatullah (45), Selasa (23/8/2016).

Ia menuturkan, selain itu dampak dari tidak normalnya listrik juga mempengaruhi kebutuhan kurangnya pasokan es untuk para nelayan.

"Es mulai membeku setelah 4-5 jam ketika listrik menyala, tapi karena listrik cuma nyala 7 jam maka es dengan cepat mencair. Makanya para nelayan kekurangan kebutuhan es untuk tetap menjaga kesegaran ikan hasil tangkapannya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala ESDM Sumenep, Abdul Kahir, SE, MM mengungkapkan, bahwa anggaran kelistrikan di Sumenep masih rendah. Namun, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak guna menambah anggaran. Karena hanya sebagai eksekutor dari anggaran yang ada.

"Anggaran kelistrikan 2016 ini sebesar Rp. 3,1 milyar. Jadi harus dioptimalkan secara maksimal,"pungkasnya. ( Nita, Fer )