News Room, Jumat ( 20/03 ) Di hadapan Allah SWT, pada dasarnya semua manusia adalah makhluk yang jahil (bodoh). Sehingga tidak sepantasnya manusia memiliki sifat sombong, yakni sifat yang hanya wajib dimiliki Allah. Demikian salah satu kutipan khutbah Jumat yang disampaikan KH. R. Taufiqurrahman Syakur, di Masjid Al-Qadar, Desa Pandian, Jumat (20/03).
“Diantara sifat-sifat Allah, ada yang memang ada yang diturunkan pada hamba-hambaNya. Namun juga ada yang tidak. Salah satunya ialah sombong ini,” tambah Kiyai Taufiq, panggilan akrabnya.
Mengutip perkataan Imam Al-Ghazali, menurut Kiyai Taufiq sifat sombong ini merupakan salah satu dari empat dosa, yang setiap salah satu dari keempat dosa itu membuat dosa-dosa bercabang. “Apa yang bisa kita sombongkan? Dalam hadits disebut ada lima rahasia yang hanya Allah yang tahu,” tambahnya.
Lima rahasia itu disebut Kiyai Taufiq yang pertama ialah tentang saat datangnya hari akhir atau hari kiamat. Suatu saat yang bahkan Rasulullah SAW saja tidak diberi pengetahuan mengenai tanggal, bulan, dan tahun pastinya. Hanya tanda-tandanya saja. Rahasia yang kedua ialah kapan akan turun hujan. Dan yang ketiga mengenai apa yang ada di dalam rahim ibu.
“Bahkan ilmu pengetahun dan teknologi saja tidak bisa menjawab dengan pasti rahasia dalam rahim ibu. Bagaimana Allah memberi makan janin, bagaimana caranya bernafas, dan sebagainya. Teknologi hanya bisa mengira-ngira saja,” kata putra salah satu ulama kharismatik Sumenep, KR. Abdusy Syakur ini.
Sementara rahasia yang keempat disebut Kiyai Taufiq ialah mengenai apa yang akan terjadi pada esok hari. Berapa pastinya rejeki yang akan kita dapat misalnya. “Tidak ada satupun manusia yang bisa memastikan. Sekali lagi yang ada hanya perkiraan-perkiraan saja,” tambahnya.
Dan yang terakhir atau yang kelima, menurut Kiyai Taufiq ialah kapan manusia itu akan mati. “Tidak ada yang tahu saatnya, sebabnya, dimana, dan dalam keadaan bagaimana. Apakah dalam keadaan su’ul khotimah ataukah husnul khotimah,” pungkasnya. ( Farhan, Esha )