Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-05-2010
  • 621 Kali

Lembar Jawaban Unas Ulangan Tingkat SMP Dikirim Ke Surabaya

News Room, Jum'at ( 21/05 ) Pengembalian lembar jawaban Ujian Nasional (Unas) ulangan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke Surabaya, dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep pada hari Jum’at (21/05). Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Sudirman mengatakan, pengembalian lembar jawaban Unas ulangan setingkat SMP ke Surabaya untuk pengoreksian dilakukan bersamaan dengan sejumlah lembaga pendidikan SMP dan MTs di wilayah kepulauan Maselembu. Dan Pengirimannya baru bisa dilaksanakan setelah lembar jawaban peserta Unas dari SMP Negeri 1 Masalembu dan MTs Ismaili Masalembu berada di Dinas Pendidikan. ”Alhamdulillah, ternyata pada hari Jum’at (21/05) 2 lembaga penyelenggara Unas ulangan di Kecamatan Masalembu itu bisa mengirimkan lembar jawaban ujiannya, dan setelah kami menerima lembar jawaban dari kepulauan bersama lembar ujin yang dari lembaga pendidikan daratan, langsung mengirim ke Surabaya untuk pengoreksian,”tegasnya. H. Sudirman menyatakan, data peserta Unas ulangan untuk siswa SMP yang terdaftar sebagai peserta untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebannyak 34 siswa, yang mengikuti ujian sebanyak 29 siswa, Bahasa Inggris sebnyak 25 siswa, yang mengikuti ujian sebanyak 21 siswa, Matematika sebanyak 35 siswa, yang mengikuti ujian sebanyak 29 siswa, dan mata pelajaran IPA sebanyak 22 siswa, yang mengikuti ujian sebanyak 17 siswa. Sementara untuk siswa MTs yang terdaftar sebagai peserta Unas ulangan untuk Bahasa Indonesia sebanyak 28 siswa, yang hadir sebanyak 23 siswa, Bahasa Inggris sebanyak 49 siswa, yang mengikuti ujian sebanyak 40 siswa, Matematika sebanyak 8 siswa, yang megikuti ujian sebanyak 7 siswa, dan mata pejalaran IPA dari 49 siswa yang terdaftar, yang mengikuti ujian sebanyak 46 siswa. ”Siswa yang tidak mengikuti Unas ulangan dipastikan yang bersangkutan tidak lulus termasuk siswa yang mengikuti ujian, namun nilai mata pelajaran yang diujikan nilainya masih rendah, tentu saja siswa yang bersangkutan juga tidak lulus,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )