News Room, Sabtu ( 17/09 ) Personel Tim Kepolisian Resor Sumenep, yang diberangkatkan ke Pulau Raas, guna membantu Polsek setempat, mengungkap kasus ledakan bondet, bom rakitan untuk menangkap ikan, menemukan barang bukti baru di tempat kejadian perkara (TKP) ledakan, di rumah Masad, warga Desa Karangnangka. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumenep AKBP Susanto menjelaskan, personel tim yang dikirim ke Pulau Raas pada Jumat (16/09) kemarin, langsung melakukan olah di TKP lanjutan di lokasi ledakan bondet. "Hasilnya, Tim Polres Sumenep, menemukan barang bukti baru yang diduga terkait dengan bahan yang meledak itu dalam jumlah cukup besar. Namun, kami belum bisa ekspos untuk jenis dan banyaknya barang bukti baru tersebut. Mohon maaf, kita tunggu saja kalau tim sudah tiba di Polres,"kata Susanto, pada wartawan di ruang lobby Mapolres Sumenep, Sabtu (17/09). Susanto memaparkan, sebagian personel tim direncanakan kembali ke Polres Sumenep pada Sabtu sore, sambil membawa semua barang bukti yang ditemukan di TKP ledakan bondet. "Saya ingin melihat lebih dulu jenis dan jumlah barang bukti baru tersebut. Kalau laporan dari anggota, sudah kami terima. Tapi kejelasannya belum tahu. Nantinya, pasti akan kami beberkan semua barang bukti yang ditemukan di TKP ledakan bondet,"terangnya. Susanto juga mengemukakan, hingga Sabtu pagi, pihaknya sudah memeriksa enam saksi dalam kasus ledakan bondet di rumah Masad. "Hasil pemeriksaan para saksi sedang didalami dan ditindaklanjuti oleh anggota. Kami akan berusaha mengungkap asal-muasal bahan yang digunakan Masad untuk membuat bondet,"ujarnya. Ledakan bondet di rumah Masad terjadi pada Kamis (15/09) malam sekitar pukul 18.20 WIB. Ledakan tersebut membuat bagian atas rumah Masad ambruk dan menyebabkan empat orang menjadi korban, satu diantaranya meninggal dunia, yakni Multiana (anak Masad). Sementara, tiga korban lainnya adalah Masad, Masani (istri Masad), dan Ruspandi (anak Masad), yang mengalami luka berat dirawat intensif di ruangan gawat darurat Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. ( Nita, Esha )