Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-02-2022
  • 882 Kali

LAZISNU Kecamatan Ganding Launching Beasantri Berprestasi

Media Center, Minggu ( 13/02 )  LAZISNU Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep Launching Beasantri bagi anak yatim yang berprestasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasinul Akhlak Desa Ketawang Larangan, Kecamatan setempat.

Program Beasantri tersebut merupakan terobosan baru Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ganding.

Ketua LAZISNU MWC NU Kecamatan Ganding, Moh. Rusydi mengatakan, program beasantri ini dimaksudkan untuk lebih memotivasi para santri yatim yang berprestasi dalam menempuh pendidikan formal seperti di MI Mahasinul Akhlak.

“Dengan program beasantri ini diharapkan dapat terus memompa semangat belajar para santri yatim yang duduk di bangku sekolah,” kata Ketua LAZISNU MWC NU Kecamatan Ganding usai acara berlangsung, Minggu (13/02/2022).

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini sengaja diadakan sebagai bentuk kepedulian LAZISNU terhadap anak-anak yatim utamanya yang berprestasi sebagai bentuk penghormatan untuk mereka, yaitu anak-anak yang dikasihi Rasulullah SAW.

“Kegiatan ini kami programkan sebaik mungkin sebagai bentuk penghormatan terhadap anak yang dikasihi Rasulullah SAW, lebih-lebih yang berprestasi dengan harapan program pendidikan tidak putus di tengah jalan,” ungkapnya.

Pria yang saat ini juga menjabat Ketua IKAPMII Kecamatan Ganding menyampaikan, target beasantri yatim berprestasi untuk tahun 2022 ini, sebanyak 50 anak yatim se-Kecamatan setempat.

"Untuk launching perdana ini masih ada 9 anak yatim berprestasi yang sudah resmi kami bantu, semuanya adalah santri yatim di Ponpes Mahasinul Akhlak. Jadi monggo jika ada anak yatim berprestasi silahkan daftarkan kepada kami, insya Allah kami siap menampung," terang Rusydi.

Masing-masing santri yang mendapat program tersebut akan dibantu uang saku sebesar Rp1.200.000,- per tahun, yang diberikan seratus ribu per bulan.

"Bahkan, kebutuhan peralatan sekolah seperti buku, tas, sepatu dan seragam sekolah, kami yang tanggung," pungkasnya. ( KIM-Srikandi/Ismi,Fer )