Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-12-2009
  • 450 Kali

Lapangan Terbang Trunojoyo Terus Dibangun Sarana

News Room, Sabtu ( 26/12 ) Meskipun belum diketahui pasti kapan akan difungsikannya Lapangan Terbang (Lapter) Trunojoyo Sumenep sebagai bandara komersial. Namun pembangunannya terus dilakukan. Seperti halnya yang terlihat saat ni, pada bagian ujung barat dan timur landasan pacu Lapter Trunojoyo mulai dilakukan penambahan volume landasannya. Disamping itu, juga tampak sudah hampir rampung pembangunan sarana parkir mobil PKPPK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran) serta pemagaran dengan menggunakan kontruksi kawat diseputar kawasan Lapangan Terbang yang sudah ada sejak jaman Belanda ini. Salah seorang staf Bagian Landasan Lapter Trunojoyo, Abdul Rozak ketika ditemui News Room tadi siang, Sabtu (26/12) mengungkapkan, pihaknya saat ini juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan beberapa sarana Lapter tersebut. “Sebenarnya kami yang langsung ditugaskan Dirjen Perhubungan Darat, yakni untuk melakukan pengawasan sekaligus pemeliharaan terhadap bangunan gedung dan landasan Lapangan Terbang ini,”ujar Abdul Rozak. Diakui pula, diantara 20 personel yang bertugas, 5 personel diantaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan 15 personel diantaranya merupakan tenaga honorer, yang personalnya juga banyak asli Sumenep sendiri. Sejak bulan Januari 2009 lalu pihaknya bertugas dan berkoordinasi dengan UPT Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, memang masih sebatas melakukan pengawasan. Namun tegas Abdul Rozak, mereka juga harus siap setiap saat, apabila sewaktu-waktu ada kapal maupun helikopter yang kebetulan berkunjung ke Sumenep. Hanya saja, untuk saat ini masih terbatas jenis pesawat tertentu yang bisa memfungsikan Lapter Trunojoyo. Yang terakhir sempat berkunjung dengan menggunakan pesawat terbang jenis Cassa 212 dengan kapasitas sekitar 20 orang, yakni mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri. Sedangkan lainnya seperti Kapolda Jatim, dari Angkatan Laut, dan Pertamina hanya menggunakan Helikopter. Abdul Rozak berharap, pembangunan Lapter Trunojoyo segera tuntas. Sebab, hingga saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan untuk perluasan landasan pacu pesawat. Sementara itu, panjang landasan pacu yang ada saat ini hanya sekitar 850 meter, sedangkan untuk ukuran Lapter Induk biasanya memiliki panjang landasan sekitar 1.600 meter. ( Ren, Esha )