News Room, Jum’at ( 25/11 ) Banyaknya kepulauan di wilayah Kabupaten Sumenep, sering menjadi kendala pelaksanaan operasi di daerah setempat. Untuk itu, pimpinan Kepolisian Resor Sumenep mengajukan permohonan untuk memperoleh 9 kapal cepat ("speed boat") sebagai kendaraan operasional bagi Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah kepulauan, kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin menjelaskan, speed boat bagi jajaran di 9 Polsek kepulauan adalah sarana yang sangat dibutuhkan, karena sebagian besar wilayahnya merupakan perairan. “Yang diajukan dalam surat permohonan itu sementara waktu terpusat untuk kepulauan Sapeken. Disana kan menggunakan kendaraan roda empat saja sulit, makanya kami prioritaskan mendapat bantuan speed boat,” katanya. Menurut Kapolres, surat permohonan sudah diajukan beberapa waktu lalu. Namun, untuk sementara hingga sekarang belum ada jawaban. “Mudah-mudahan permohonan kami untuk memperoleh sembilan speed boat yang nantinya diperuntukkan bagi Polsek di wilayah kepulauan mendapat respons positif dari pimpinan,”terangnya. Selama ini, kata Dirin, yang memiliki sarana speed boat hanya di Satuan Polisi Air (Satpolair) saja, sehingga kurang efektif dalam melaksanakan operasi di wilayah perairan Sumenep. “Satu speed boat tersebut, masih kurang memenuhi pelaksanaan operasi diperairan, apalagi Sumenep memiliki 9 Kecamatan wilayah kepulauan. Sarana ini masih jauh dari kebutuhan,”ungkapnya. Sumenep memiliki 27 kecamatan, dan sembilan di antaranya berada di wilayah kepulauan. ( Nita, Esha )