News Room, Jum’at ( 06/03 ) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Patriot Sumenep, memprotes Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena lambang partainya yang tertera pada alat peraga salah. Ketua DPC Partai Patriot Sumenep, Akhmad Zainur Rahman mengatakan, lambang partainya yang salah tersebut tertera pada baliho yang dipasang di pintu masuk Kantor KPU. Dalam baliho tersebut, lambang partai patriot adalah burung garuda yang sayapnya berwarna-warna dan perisainya bertuliskan Patriot Pancasila. “Padahal, pada Pemilu 2009, partai politik nomor urut 30, adalah Partai Patriot, bukan Partai Patriot Pancasila sebagaimana tertera dalam baliho yang dipasang KPU Sumenep,â€Âkatanya. Ia menuturkan, lambangnyapun berbeda. Lambang Partai Patriot adalah burung garuda dengan sayap berwarna emas dan perisai yang dicengkeram kaki burung garuda, bertuliskan Patriot. “Baliho yang dipasang KPU dilihat warga setiap waktu, dan tentunya bisa menyesatkan. Kader kami sudah melakukan sosialisasi pada warga, dan tentunya dengan lambang yang benar. Lambang di baliho yang dipasang KPU Sumenep, bisa merugikan kami,â€Âterangnya. Untuk itu, pihaknya akan mempertanyakan persoalan ini pada KPU, apakah sebuah kesengajaan atau kekhilafan. Sementara itu, anggota KPU Sumenep, Mohammad Jazuli Muththar menjelaskan, lambang Partai Patriot di salah satu baliho yang dipasangnya, memang berbeda dengan lambang yang sebenarnya. “Kami baru tahu setelah baliho itu sudah dipasang. Kalau memang Partai Patriot menginginkan baliho tersebut dibongkar, tentunya akan kami lakukan secepatnya,†tandasnya. ( Nita, Esha )