Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-12-2011
  • 386 Kali

Laka Lantas Tahun 2011 Di Kabupaten Sumenep Meningkat

News Room, Sabtu ( 31/12 ) Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tahun 2011, di Kabupaten Sumenep meningkat dibandingkan tahun kemarin. Untuk tahun 2011, ada 240 kejadian laka lantas dengan korban 91 meninggal dunia, 41 korban luka berat dan 322 korban luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai Rp. 422 juta lebih. Sedangkan, pada tahun 2010 lalu, jumlah laka lantas terdapat 112 kejadian dengan 31 korban luka berat, dan 83 korban luka ringan, yang kerugian materiil senilai Rp. 136 juta lebih. Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Mudjib menjelaskan, hasil analisa yang dilakukannya, kejadian laka lantas ini secara kuantitas naik, namun kualitas menurun dengan mengacu pada korban meninggal dunia. “Penyebabnya hanya satu, yakni human error atau kesalahan manuasia (pengemudi) sendiri. Jadi, rata-rata mereka ketika mengendarai kendaraan bermotor (ranmor), terlalu tergesa-gesa, apalagi saat ingin mendahului ranmor didepannya kurang memperhatikan situasi lalu lintas, sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan,”kata Mudjib, di Polres Sumenep, Sabtu (31/12). Dari 240 kejadian laka lantas selama tahun 2011, kata Mudjib, sebagian besar lokasinya diluar jalur yang ditetapkan sebagai rawan laka lantas atau dikenal Black Spot Area. “Sejak awal kami tingkatkan patroli rutin di lokasi Black Spot Area, guna menekan angka laka lantas. Tapi ternyata lokasi laka lantas justru berpindah kedaerah pelosok,”terangnya. Mudjib menambahkan, kedepan pihaknya juga akan meningkatkan sosialisasi pada masyarakat, supaya tertib berlalu lintas, utamanya ketika mengendarai kendaraan bermotor. “Sikap hati-hati perlu dijaga oleh pengemudi selama mengendarai ranmor, terlebih saat akan mendahului ranmor didepannya,”ungkapnya. ( Nita, Esha )