Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-08-2013
  • 458 Kali

Lahan Produktif Di Sumenep Makin Menyusut

News Room, Selasa ( 20/08 ) Makin menyusutnya lahan pertanian produktif di wilayah Sumenep seiring maraknya pembangunan, membuat Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten setempat, berupaya menggenjot produktifitas lahan pertanian. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si menjelaskan, penyusutan lahan produktif pertanian ini terjadi di Kecamatan Kota Sumenep sebagai akibat alih fungsi lahan. "Penyusutan lahan produktif di Sumenep ini cukup pesat, terutama di wilayah perkotaan. Penyusutan itu karena alih fungsi lahan, dari lahan produktif pertanian menjadi kawasan pemukiman,"kata Bambang, Selasa (20/08). Untuk mengimbangi penyusutan lahan pertanian tersebut, lanjut Bambang, pihaknya terus berupaya memacu agar kebutuhan pangan tidak terkendala. Salah satunya dengan meningkatkan produktifitas yang ada. "Kami berupaya mencari inovasi baru untuk mengintensifkan lahan yang ada. Produktifitas harus ditingkatkan,"terangnya. Bambang mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menggencarkan penggunaan pupuk organik, kemudian penanaman lahan dengan bibit ungggul seperti padi sehat, dan transfer teknologi. "Beberapa inovasi itu terbukti mampu mendongkrak produktifitas. Sudah kami buktikan di Kecamatan Dasuk, yang semula per hektar menghasilkan 7 hingga 8 ton, saat ini meningkat menjadi 9 hingga 12 ton,"terangnya. Ia menambahkan, selain melakukan beberapa inovasi untuk mengimbangi penyusutan lahan, pihaknya juga merintis cetak sawah baru di Pulau Kangean. "Target kami untuk cetak sawah baru seluas 300 hektar. Tapi dari hasil survey, yang memenuhi persyaratan 51,6 hektar di Kecamatan Kangayan. Tahun. 2014, kami mempersiapkan cetak sawah baru di Kecamatan Arjasa,"ungkapnya. ( Nita, Esha )