Sumenep-Kominfo News Room : Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumenep, kembali dikabarkan meninggal dunia, yang diketahui bernama Edi, warga Desa Baragung Kecamatan Guluk-guluk. Ironisnya, kabar tersebut sangat terlambat, karena TKI itu sudah meninggal pada 4 Oktober 2005 lalu. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Drs. H. Madani, M.Si, terlambatnya kabar meninggalnya TKI asal Sumenep itu, bukanlah hal kesengajaan untuk menutup-nutupi, melainkan disebabkan karena terlambatnya pemberitahuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Negeri Jiran Malaysia. Artinya, pihaknya juga baru menerima kabar tersebut mengenai meninggalnya TKI asal Sumenep itu. H. Madani menjelaskan, lamanya proses pemberitahuan meninggalnya TKI dari KBRI di Malaysia tersebut, dimungkinkan karena terjadinya kendala administrasi di tingkat pengguna jasa TKI itu sendiri. Bahkan, H. Madani memperkirakan, faktor lamanya kabar tersebut, pihak Kedubes Indonesia masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab meninggalnya TKI itu, apakah murni meninggal dunia karena sakit atau faktor lain. H. Madani menegaskan, pihaknya akan tetap memberikan santunan kematian kepada ahli waris TKI itu, meskipun keberangkatannya tidak melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep. ( Nita, Esha )