Sumenep-Kominfo News Room : Operasi Cipta Kondisi yang digelar jajaran Polres Sumenep, Sabtu malam (07/10) kembali berhasil mengamankan 12 kendaraan bermotor, terdiri dari 9 unit kendaraan bermotor (ranmor) roda dua, dan 3 unit ranmor roda empat. Bahkan, dalam operasi tersebut, aparat juga berhasil mengamankan 2 senjata tajam (sajam) berupa clurit. Operasi tersebut berlangsung selama 1 jam, yakni sejak pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB. Kabag Operasi Polres Sumenep, Komisaris Polisi Ary Wahjudhi menuturkan, operasi itu dilakukan, sesuai dengan instruksi dari Kapolwil Madura, Komisaris Besar Polisi Badrun Arifin, terkait kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke wilayah Pamekasan, yang dijadwalkan Senin 9 Oktober 2006 (hari ini, Red). Ary menerangkan, operasi cipta kondisi tersebut, memang sasarannya kepada sajam, bahan peledak (handak), obat-obatan terlarang (narkoba) dan ranmor durno. Kabag OPS menambahkan, pelaksanaan operasi itu seperti biasanya dibagi 3 titik yang dianggap rawan, yakni titik pertama diletakkan dipintu masuk gerbang kota Sumenep, yang dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Moh. Syakrani, didampingi Kasat Reskrim AKP Mualimin. Ary menandaskan, untuk titik kedua yang berlokasi di Pamolokan dipimpin Kasat Samapta AKP Moh. Heri Eka Putra dan Kasat Intelkam AKP Moh. Kholik. Kemudian di wilayah Desa Parsanga dipimpin Kapolsek Kota AKP. Wachid Arifaini yang didampingi KBO Lantas dan KBO Reskrim Polres Sumenep. Kabag OPS memaparkan, giat operasi itu melibatkan 90 personel, yang masing-masing lokasi dibantu oleh 2 anggota Kodim 0827. Ary menjelaskan, meskipun hasil operasi itu tidak sesuai dengan rencana awal, namun pihaknya merasa lega bisa mengamankan ranmor yang diduga durno, karena tidak dilengkapi surat-surat. Saat ini 12 ranmor tersebut diamankan di Mapolres Sumenep. Lebih lanjut Kabag OPS menyatakan, ranmor tersebut bisa diambil, jika pemilik ranmor dapat menunjukkan bukti-bukti surat kepemilikan yang sah. ( Nita, Esha )