Media Center, Rabu ( 15/07 ) Delapan warga Kabupaten Sumenep yang tersebar di sejumlah kecamatan, per Rabu (15/07/2020) dinyatakan terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19.
“Delapan warga yang positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Kalianget sebanyak tiga orang, Kecamatan Kota Sumenep sebanyak dua orang dan Kecamatan Ganding, Bluto dan Guluk-guluk, masing-masing sebanyak satu orang,” kata Humas Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH.
Delapan pasien baru Covid-19 itu adalah pasien nomor 145 sampai dengan 152, mereka telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) PT. Garam Kalianget. Bahkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumenep melakukan tracing terhadap kontak erat dengan pasien.
“Dari seratus lima puluh dua pasien terkonfirmasi Covid-19 ini, telah dinyatakan sembuh sebanyak lima puluh tiga pasien, sebanyak empat pasien meninggal dunia, sehingga sampai saat ini, pasien yang dilakukan perawatan berjumlah sembilan puluh lima pasien,” tutur Ferdiansyah Tetrajaya.
Rincian delapan pasien baru Covid-19 yakni pasien nomor 145, laki-laki berusia 63 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget, pasien nomor 146, laki-laki berusia 29 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, pasien nomor 147, laki-laki berusia 31 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget, pasien nomor 148, perempuan berusia 35 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep.
Selanjutnya pasien nomor 149, laki-laki berusia 26 tahun berdomisili di Kecamatan Ganding, pasien nomor 150, perempuan berusia 32 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget, pasien nomor 151, perempuan berusia 35 tahun berdomisili di Kecamatan Bluto, pasien nomor 152, perempuan berusia 27 tahun berdomisili di Kecamatan Guluk-guluk.
“Peta sebaran Covid-19 dari dua puluh tujuh kecamatan di Kabupaten Sumenep adalah delapan belas kecamatan di wilayah daratan ditambah dua kepulauan yakni Talango dan Ra’as berjumlah dua puluh kecamatan termasuk zona merah dan tujuh kecamatan berada pada zona hijau,” tandas Ferdiansyah Tetrajaya.
Diharapkan, semakin bertambahnya kecamatan yang memasuki zona merah, dan semakin bertambahnya pasien terkonfirmasi Covid-19, hendaknya masyarakat meyakini bahwa penularan Covid-19 ini masih terjadi bahkan kemungkin menulari warga lainnya.
“Untuk itulah, seluruh elemen masyarakat penuh kehati-hatian dan waspada untuk mencegah penularan Covid-19, sekaligus bergotong royong memutus rantai penyebarannya di daerah dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep ini. ( Yasik, Fer )