Sumenep-Kominfo News Room : Kyai yang berasal dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) Nahdlatul Ulama (NU) direncanakan akan ditarik dari dunia politik. Termasuk para Kyai yang saat ini duduk di lembaga Legislatif diharapkan kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes) untuk mengurusi ummat. Sementara untuk urusan politik, cukup diurus oleh kader-kader NU saja. “Itu issue yang akan kami bahas dari rapat NU di Asrama Haji Sukolilo Surabaya mendatang. Kalau Kyai masuk dalam politik praktis, ummat yang bingung, susah, ngadunya kemana�, kata Wakil Ketua PBNU, Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj, saat memberikan ceramahnya dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XVIII NU Sidoarjo, Minggu (30/04) kemarin. Ia menilai, kalau Kyai semua mengurusi politik praktis, dikhawatirkan nasib ummat akan terbengkalai. Lantaran mereka tidak lagi punya anutan. Sementara ketika ada kasus, bila mereka larinya ke pengadilan, prosesnya akan lama dan memakan biaya. ( RS, Esha )