Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-12-2014
  • 464 Kali

KWT Bunga Anggrek Siap Pasarkan Mie Jagung Di Pasar Modern

News Room, Kamis ( 04/12 ) Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Anggrek Desa Kebundadap Kecamatan Saronggi, yang berhasil di fasilitasi Bappeda Sumenep dengan menggandeng peneliti dari LIPI, yang telah berhasil memanfaatkan jagung untuk berbagai aneka makanan olahan, seperti halnya mie kering, snack mie, dan spaghetti, berharap pemasaran hasil produknya bisa dibantu pemasarannya, agar bisa diterima oleh toko-toko modern, seperti super market dan sebagainya. Hal tersebut diungkapkan Ketua KWT Bunga Anggrek, Hj. Indah Sari saat acara Temu Usaha dalam rangka Pengembangan dan Perluasan Entitas Dunia Usaha, di Hotel C1, Kamis (04/12). Dihadapan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, para pimpinan SKPD dan investor, Indah berharap hasil produksi usahanya bisa mendapat barkot dan label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Sebab, produk makanan yang bisa masuk dan dijual ke toko-toko modern seperti super market harus memiliki barkot dan label,”ungkapnya. Untuk itu pihaknya berharap kepada instansi terkait untuk mengupayakan hal tersebut, sehingga, usahanya yang sudah diakui LIPI merupakan pertama kali di Indonesia dapat terus bernjalan dan dapat meningkatkan penghasilan bagi kelompoknya. Sementara itu Bupati Sumenep, yang menyambut harapan KWT Bunga Anggrek untuk mendapat tanggapan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si, merespon keinginan tersebut, untuk difasilitasi hingga memiliki barkot dan label. Bahkan, tidak hanya itu, H. Saiful juga mempersilahkan KWT Bunga Anggrek untuk mempersiapkan produknya, dan ditunggu mulai bulan depan sudah bisa dipasarkan di toko-toko modern di Sumenep. Sebab, sesuai Peraturan Bupati Sumenep, setiap toko modern harus bisa menyediakan spec 10 persen di dalam dan 15 persen di luar tokonya. “Kami sudah siapkan peralatan dan produsen, tinggal pilih tempatnya dimana,”tambahnya. ( Ren, Esha )