Media Center, Sabtu ( 20/10 ) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep melaksanakan Jamboree On The Air-Jamboree On The Internet (Jota Joti) 2018, atau dalam Bahasa Indonesia memiliki arti Jambore di udara dan Jambore di internet.
Jota Joti Kwarcab Sumenep 2018 ini diikuti 30 orang Pramuka Penegak dan Pandega utusan Gudep Perti dan SMA sederajat di Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 20-21 Oktober 2018 ini bertempat di Sekretariat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka setempat.
Wakil Ketua Kwarcab Sumenep, Drs. H. Moh. Sudirman, MM, saat membuka kegiatan Jota Joti berharap, melalui kegiatan Jota Joti ini adik-adik Pramuka Penegak dan Pandega yang ada di perguruan tinggi dan SMA di Kabupaten Sumenep bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, sehingga banyak melakukan hal positif yang bisa diterapkan dalam kegiatan kepramukaan dan sebagainya.
"Dengan Kegiatan Jota Joti ini adik-adik Pramuka nantinya akan memiliki keterampilan dan wawasan yang lebih luas khususnya berkaitan dengan Jota yang menggunakan sarana Orari sedangkan Joti menggunakan internet." jelasnya, Sabtu (20/10).
Mantan Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini juga berharap, semangat adik-adik dalam kegiatan kepramukaan perlu terus ditingkatkan agar nantinya betul-betul menjiwai Pramuka dengan sungguh-sungguh.
Sementara Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Sumenep, Muhammad Romli, menjelaskan, kegiatan Jota Joti ini merupakan kegiatan rutin tahunan berskala internasional dalam rangka menghubungkan berbagai gerakan kepanduan yang ada di penjuru dunia.
"Jota Joti juga merupakan salah satu kegiatan yang mudah dilaksanakan di berbagai daerah karena saat ini media yang digunakan sangat mudah didapatkan." ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan Jota Joti ini juga bekerjasama dengan Orari lokal Sumenep yang juga menyediakan media radio amatir sekaligus turut menjadi pemateri di kegiatan tersebut. ( Ren, Fer )