Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-10-2004
  • 623 Kali

KURIKULUM LOKAL MENGANGKAT POTENSI DAERAH

Sumenep-Infokom News Room : Berdasarkan Keputusan Mendiknas Nomor 232/U/2000, penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui program study ada dua kurikulum. Diantaranya Kurikulum Inti yang berlaku secara Nasional dan Kurikulum Institusional yang salah satunya adalah Kurikulum Lokal yang sesuai dengan karakteristik Perguruan Tinggi. Hal tersebut diungkapkan Drs. Hadi Soetarto, M.Si Kepala Bidang Analisa, Evaluasi dan Laporan Bapedda Sumenep kepada sejumlah Wartawan disela-sela kegiatan Loka Karya Kurikulum Lokal Perguruan Tinggi Swasta Sumenep di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Rabu (13/10) kemarin. Menurutnya, Kurikulum Lokal tersebut sangat diperlukan untuk mengangkat potensi daerah masing-masing, sehingga diharapkan Pergurusan Tinggi Swasta nantinya memiliki satu ciri terhadap lulusannya. Untuk itu menurut Hadi Soetarto yang juga sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Administrasi UNIJA Sumenep ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan upaya menyamakan visi terhadap perguruan Tinggi Swasta di Sumenep untuk mengawal dan memfilter terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera dengan dilandasi Agama dan Budaya. Diharapkan, kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat akan dapat dilestarikan oleh Perguruan Tinggi yang ada di Sumenep untuk memiliki ciri karakteristik seperti misalnya, di Sumenep yang memiliki ciri kelautan, bisa saja nantinya UNIJA membuka program Studi Kelautan. Sebab saat ini menurut Hadi Soetarto, Badan Akreditasi Negara (BAN) tidak ada lagi dikotomi Perguruan Tinggi seperti dulu. Sebab antara PTS dan PTN semua di akreditasi tanpa ada perbedaan. Jadi tergantung dari kwalitas kelulusannya masing-masing Perguruan Tinggi itu sendiri. Meski PTN, bila kwalitas pendidikannya jelek, maka hasilnya nanti juga jelek. ( Ren, Esha )